Headline.co.id, Kulon Progo ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah mobil pikap Mitsubishi Colt T120 SS terjadi di Gondangan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Kendaraan bernomor polisi AB 8826 BF tersebut menabrak tiang listrik sekitar pukul 16.30 WIB setelah diduga mengalami masalah pada sistem pengereman. Akibat kecelakaan itu, pengemudi mengalami luka memar pada kaki kiri dan dada, sedangkan kabin depan kendaraan ringsek.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, mengatakan kendaraan dikemudikan seorang laki-laki berinisial I, warga Wates, Kulon Progo. Saat kejadian, pikap tersebut sedang melaju dari arah barat menuju timur.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kondisi jalan di lokasi kejadian menurun. Masalah pada rem membuat pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya pikap keluar dari arah pergerakan yang semestinya dan menghantam tiang listrik.
“Semula pikap Mitsubishi Colt T120 SS nomor polisi AB 8826 BF bergerak dari arah barat ke timur pada kondisi jalan menurun. Karena rem mengalami masalah, kendaraan hilang kendali dan menabrak tiang listrik di tempat kejadian perkara,” kata Sarjoko saat dikonfirmasi Headline.co.id. Jumat .
Benturan tersebut menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Kabin depan pikap ringsek setelah menghantam tiang listrik di lokasi kejadian.
Sementara itu, pengemudi mengalami memar pada bagian kaki kiri dan dada. Dalam keterangan yang disampaikan kepolisian, tidak dilaporkan adanya korban lain dalam kecelakaan tunggal tersebut.
Peristiwa ini tercatat sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal karena tidak melibatkan kendaraan lain. Dugaan awal berdasarkan kronologi yang disampaikan kepolisian mengarah pada masalah pengereman ketika kendaraan melewati jalan menurun.
Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi pengendara untuk memastikan kondisi teknis kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan rem menjadi penting ketika kendaraan akan melintasi jalan menurun karena gangguan pada sistem pengereman dapat menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan.


















