Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Banyak orang memilih untuk berolahraga di pagi hari setelah bangun tidur, yang berarti melakukannya dengan perut kosong. Pertanyaannya, apakah aman berolahraga dalam kondisi ini? Beberapa orang percaya bahwa berolahraga dengan perut kosong dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mempercepat penurunan berat badan. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa tubuh memerlukan asupan energi sebelum berolahraga agar performa tetap optimal. Jadi, mana yang benar?
Menurut laporan dari Healthline pada Senin (20/7/26), berolahraga dengan perut kosong atau yang dikenal sebagai fasted workout umumnya aman bagi orang yang sehat. Dalam kondisi ini, tubuh menggunakan cadangan lemak dan karbohidrat sebagai sumber energi karena belum ada asupan makanan yang masuk. Oleh karena itu, jika ada yang bertanya apakah boleh berolahraga dengan perut kosong, jawabannya adalah boleh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga dalam kondisi puasa dapat meningkatkan pembakaran lemak dan membantu pengelolaan berat badan. Namun, penelitian lain menemukan bahwa penurunan berat badan dan persentase lemak tubuh tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan mereka yang makan sebelum berolahraga. Artinya, manfaat berolahraga dalam kondisi ini belum terbukti sama untuk semua orang.
Selain potensi peningkatan penggunaan lemak sebagai energi, berolahraga dengan perut kosong juga dapat memberikan rasa lebih nyaman bagi sebagian orang karena tidak merasa terlalu kenyang saat bergerak. Namun, ada risiko yang perlu diperhatikan. Kekurangan energi dapat menurunkan performa olahraga, membuat Anda lebih cepat lelah. Kadar gula darah yang rendah juga dapat menyebabkan pusing, gemetar, mual, atau sulit berkonsentrasi selama latihan.
Dalam beberapa kasus, tubuh bahkan dapat menggunakan protein otot sebagai sumber energi, padahal protein dibutuhkan untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot setelah berolahraga. Jika Anda berencana melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, seperti lari, berenang, tenis, atau latihan beban, disarankan untuk mengonsumsi makanan sekitar 2-3 jam sebelum berolahraga. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar tubuh memiliki energi yang cukup. Jika waktu terbatas, camilan sederhana seperti buah, roti dengan selai kacang, atau energy bar dapat menjadi pilihan sebelum memulai latihan.
Setelah berolahraga, tubuh membutuhkan nutrisi untuk memulihkan energi dan memperbaiki jaringan otot. Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat dalam waktu sekitar 30 menit hingga 2 jam setelah selesai berolahraga. Beberapa pilihan yang dapat dikonsumsi lain smoothie buah, yogurt dengan buah beri, susu rendah lemak, roti gandum, atau kacang-kacangan. Pastikan juga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Pada akhirnya, pertanyaannya bukan lagi soal bolehkah berolahraga dengan perut kosong, melainkan bagaimana kondisi masing-masing individu. Untuk aktivitas ringan seperti jalan santai atau yoga, olahraga tanpa makan sebelumnya umumnya masih dapat dilakukan. Namun, untuk latihan yang membutuhkan tenaga, daya tahan, atau berlangsung lebih dari satu jam, makan terlebih dahulu biasanya menjadi pilihan yang lebih baik agar terhindar dari risiko rasa lemas, pusing, atau tidak nyaman.


















