Headline.co.id, Kemunculan Harimau Sumatra Di Area Perkebunan Sawit Kampung Mengkapan ~ Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Satwa yang dilindungi ini beberapa kali terlihat di sekitar perkebunan, bahkan seorang pekerja panen sawit hampir menjadi korban serangan pada Sabtu (18/7/2026). Kejadian ini membuat warga merasa cemas untuk beraktivitas di perkebunan karena dianggap dapat mengancam keselamatan mereka.
Seorang warga Kampung Mengkapan, Dodi, melaporkan bahwa ia melihat seekor Harimau Sumatra melintas di Jalan Nasional KM 4 Kampung Mengkapan sekitar pukul 12.00 WIB. “Saya melihat harimau itu melintas di jalan,” kata Dodi, Senin (20/7/2026).
Pada hari yang sama, Agus, seorang pekerja panen sawit dari Kabupaten Kepulauan Meranti, juga mengalami pertemuan langsung dengan harimau saat mengangkut buah sawit menggunakan sepeda motor di kawasan KM 7 perkebunan warga. Menurut Agus, harimau tersebut tiba-tiba muncul dari sekitar perkebunan dan bergerak ke arahnya. Ia segera berteriak dan memacu sepeda motornya untuk meninggalkan lokasi. “Saya sangat takut dan langsung pergi,” ujar Agus.
Karena kejadian ini, Agus memutuskan untuk menghentikan sementara pekerjaannya sebagai pemanen sawit dan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Kepulauan Meranti karena masih merasa takut. Sementara itu, Ketua RT 009 Kampung Mengkapan, Mustopa, menyatakan bahwa kemunculan Harimau Sumatra di kawasan perkebunan bukanlah hal baru. Menurutnya, warga telah beberapa kali melaporkan kemunculan satwa tersebut kepada pemerintah kampung, Bhabinkamtibmas, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak. “Kami sudah melaporkan hal ini beberapa kali,” kata Mustopa.
Warga berharap agar instansi terkait, khususnya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, mitigasi, dan penanganan konflik manusia dengan satwa liar. Langkah ini dianggap penting agar aktivitas masyarakat di kawasan perkebunan dapat kembali berlangsung dengan aman tanpa mengabaikan upaya perlindungan terhadap Harimau Sumatra.






