Headline.co.id, Jakarta ~ Kurs USD hari ini pada Senin, 20 Juli 2026, bergerak di sekitar Rp17.900 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan pasar spot di Jakarta. Rupiah dibuka melemah 56 poin atau 0,31 persen ke Rp17.977 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.921. Pergerakan tersebut terjadi saat masyarakat, pelaku usaha, dan investor memantau harga dolar di pasar serta kurs transaksi yang ditetapkan bank. Nilai tukar di perbankan bergerak melalui pembaruan berkala sesuai kondisi pasar dan jenis layanan yang digunakan.
Kurs USD hari ini di sejumlah bank besar menunjukkan perbedaan antara kurs beli dan kurs jual. Pada pembaruan pagi hingga menjelang siang, BCA menetapkan e-Rate dolar AS pada Rp17.962 untuk kurs beli dan Rp17.982 untuk kurs jual. Bank Mandiri memasang special rate Rp17.965 untuk kurs beli dan Rp17.995 untuk kurs jual, sedangkan BNI mencatat special rate Rp17.959 untuk kurs beli dan Rp17.989 untuk kurs jual.
Perbedaan angka kurs USD hari ini tidak berarti salah satu bank memiliki acuan pasar yang berbeda secara mutlak. Setiap bank membedakan harga berdasarkan kanal transaksi, nominal, waktu pembaruan, serta kebutuhan likuiditas. Karena itu, nasabah yang hendak membeli dolar perlu melihat kurs jual bank, sedangkan nasabah yang menjual dolar kepada bank perlu memperhatikan kurs beli.
Kurs Dolar BCA, Mandiri, dan BNI 20 Juli 2026
Data BCA yang diperbarui pada pukul 11.09 WIB menunjukkan e-Rate USD sebesar Rp17.962 untuk beli dan Rp17.982 untuk jual. Untuk layanan TT Counter, BCA mencatat kurs beli Rp17.765 dan kurs jual Rp18.040. Pada layanan bank notes, angka yang ditampilkan juga Rp17.765 untuk beli dan Rp18.040 untuk jual. Seluruh angka itu bersifat indikatif dan dapat berubah ketika transaksi diproses.
Bank Mandiri pada pembaruan pagi mencatat special rate USD sebesar Rp17.965 untuk beli dan Rp17.995 untuk jual. Kurs TT Counter berada pada Rp17.720 untuk beli dan Rp18.020 untuk jual, sama dengan kisaran bank notes yang ditampilkan saat itu. Bank tersebut menjelaskan special rate merupakan kurs indikatif untuk transaksi dengan nominal tertentu, sehingga nasabah perlu mengacu pada angka yang berlaku ketika transaksi dilakukan.
BNI pada pukul 11.35 WIB menampilkan special rate USD Rp17.959 untuk beli dan Rp17.989 untuk jual. Untuk TT Counter, kurs beli berada di Rp17.740 dan kurs jual Rp18.040. Adapun kurs bank notes tercatat Rp17.850 untuk beli dan Rp18.150 untuk jual. Rentang yang lebih lebar pada transaksi tunai mencerminkan karakter layanan fisik yang berbeda dengan transaksi elektronik.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.977 per Dolar AS
Di pasar spot, rupiah memulai perdagangan Senin dengan pelemahan dari posisi penutupan sebelumnya. Perubahan 56 poin membawa nilai tukar ke Rp17.977 per dolar AS pada pagi hari. Angka pasar spot ini tidak dapat langsung disamakan dengan kurs jual bank karena keduanya memiliki fungsi berbeda. Kurs spot menggambarkan transaksi di pasar valuta asing, sedangkan kurs bank mencakup spread dan mekanisme pelayanan kepada nasabah.
Posisi Rp17.977 juga berada 33 poin di atas JISDOR terakhir yang tersedia untuk Jumat, 17 Juli 2026, sebesar Rp17.944 per dolar AS. Perbandingan tersebut hanya memberi gambaran arah karena JISDOR Senin baru disusun dari transaksi antarbank dalam rentang waktu yang ditetapkan Bank Indonesia. JISDOR merupakan rata-rata tertimbang transaksi spot USD/IDR dan diumumkan setelah batas waktu pengambilan data pada hari kerja.
Dengan kondisi itu, pergerakan intraday masih dapat berubah hingga penutupan. Angka pembukaan tidak selalu menjadi posisi akhir perdagangan, sedangkan kurs bank dapat diperbarui beberapa kali dalam satu hari. Pelaku usaha yang memiliki kewajiban pembayaran dalam dolar perlu memperhitungkan perubahan kecil karena selisih puluhan rupiah dapat menjadi material ketika nilai transaksinya besar.
Cara Membaca Kurs Beli dan Kurs Jual USD
Kurs beli adalah harga yang digunakan bank ketika membeli dolar dari nasabah. Sebaliknya, kurs jual adalah harga yang dipakai bank ketika menjual dolar kepada nasabah. Apabila seseorang memiliki rupiah dan hendak memperoleh dolar, angka yang relevan adalah kurs jual. Apabila seseorang memiliki dolar dan hendak menukarkannya menjadi rupiah, angka yang digunakan adalah kurs beli.
Selisih antara kurs beli dan kurs jual disebut spread. Besarnya spread dapat berbeda antara e-Rate, special rate, TT Counter, dan bank notes. Kanal elektronik umumnya memiliki rentang lebih tipis karena transaksi dilakukan melalui sistem digital, sedangkan transaksi tunai dapat memiliki rentang lebih lebar karena melibatkan pengelolaan uang fisik, ketersediaan pecahan, dan biaya operasional.
Nasabah juga perlu mencermati waktu pembaruan yang tercantum pada masing-masing bank. Kurs USD hari ini yang terlihat pada pagi hari dapat berubah pada siang atau sore ketika pasar bergerak. Hingga berita ini disusun, pasar spot berada di kisaran Rp17.900 per dolar AS, sementara kurs jual di tiga bank besar berada pada rentang berbeda sesuai kanal transaksi yang dipilih.



















