Headline.co.id, Sleman ~ Pemerintah Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, melaksanakan pengawasan dan validasi penyaluran jaminan pengaman sosial dengan mengadakan kunjungan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dilakukan di dua lokasi, yaitu Padukuhan Blimbingsari di Kalurahan Caturtunggal dan Padukuhan Sambilegi Kidul di Kalurahan Maguwoharjo.
Fransiskus Suhyadi, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, menyatakan bahwa pendampingan berkala di tingkat tapak sangat penting untuk memantau kondisi sosial ekonomi warga secara nyata. Melalui komunikasi dua arah, pemerintah dapat memverifikasi data kemiskinan dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga untuk menentukan langkah intervensi yang tepat.
“Kami memastikan keluarga penerima PKH memperoleh pendampingan yang optimal sekaligus mengetahui kondisi riil di lapangan. Hasil pemantauan langsung ini menjadi dasar untuk menentukan langkah pendampingan agar manfaat program semakin optimal dan berbagai permasalahan dapat segera ditangani,” ujar Suhyadi.
Agenda monitoring ini dilaksanakan secara sinergis oleh lintas sektor dengan melibatkan Tim PKH Kapanewon Depok serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kapanewon Depok. Dalam dialog yang terbangun, tim gabungan menjaring berbagai masukan dari masyarakat serta memberikan edukasi persuasif kepada penerima manfaat.
Warga diimbau untuk menggunakan dana stimulus bansos tersebut secara bijak guna memenuhi kebutuhan prioritas yang berdampak jangka panjang, seperti pendidikan anak, akses layanan kesehatan, dan stimulasi kemandirian ekonomi keluarga. Melalui pendekatan humanis ini, hambatan yang dihadapi oleh keluarga penerima manfaat diharapkan dapat terdeteksi sejak dini.
Langkah mitigasi ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola penyaluran bantuan yang lebih efektif, efisien, tepat sasaran, serta memberikan dampak kesejahteraan yang berkelanjutan di wilayah Kapanewon Depok. (KIM Depok/Athiful)



















