Headline.co.id, Malang ~ Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak hanya bercita-cita sebagai pencari kerja, tetapi juga berani menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghadirkan inovasi. Menurutnya, sektor pertanian menawarkan peluang bisnis yang besar dengan adanya inovasi dan teknologi pertanian modern saat ini. Pernyataan ini disampaikan Mentan Amran saat menjadi pembicara dalam acara Studentpreneur Boot Camp 2026 yang diadakan oleh Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (MCBI PTMA) di Malang, Jumat (17/7/2026).
Acara tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai upaya untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Dalam kesempatan itu, Mentan Amran menegaskan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Generasi muda harus berani menghadapi proses, tekanan, bahkan kegagalan sebagai bagian dari pembentukan karakter seorang wirausaha. Kejujuran, disiplin, kerja keras, dan keberanian menghadapi tantangan merupakan fondasi utama untuk membangun bisnis yang berkelanjutan.
Mentan Amran mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki mimpi besar, tetapi juga kemauan untuk bekerja keras mewujudkannya. Sebagai contoh nyata, Mentan Amran menceritakan keberhasilan anak-anak muda di Papua yang berhasil mengembangkan usaha pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern. Dengan pendampingan Kementerian Pertanian, mereka tidak lagi mengandalkan cara-cara konvensional, melainkan menggunakan mekanisasi dan teknologi seperti drone pertanian untuk meningkatkan produktivitas.
Menurut Mentan Amran, transformasi tersebut membuktikan bahwa sektor pertanian kini merupakan bidang usaha yang modern, menguntungkan, dan memiliki prospek besar bagi generasi muda. Mentan Amran menegaskan Kementerian Pertanian terus mendorong lahirnya semakin banyak petani muda dan entrepreneur pertanian di berbagai daerah melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan pendampingan usaha. Langkah tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam memperkuat swasembada pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda.
Mentan Amran menilai keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pertanian modern mampu menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya wirausahawan muda yang berdaya saing. Menutup arahannya, Mentan Amran berpesan agar mahasiswa tidak pernah malu memulai usaha dari bawah dan tetap memegang teguh nilai kejujuran, integritas, serta kerja keras.

















