Headline.co.id, Sydney ~ Di tengah hiruk-pikuk Central Business District (CBD) Sydney, tepatnya di lantai dasar gedung bersejarah Wesley Mission, aroma kopi Nusantara kini menguar setiap hari. Pandawa Warung Kopi Halal resmi dibuka, menghadirkan cita rasa Indonesia di jantung kota Sydney. Peresmian ini dilakukan oleh mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, didampingi oleh Duta Besar RI untuk Australia, Dr. Siswo Pramono, dan Konsul Jenderal RI untuk New South Wales, Pendekar Leonard Sondakh. Kehadiran mereka menandai dukungan terhadap promosi budaya Indonesia melalui diplomasi kuliner.
Pandawa Warung Kopi bukanlah nama baru bagi masyarakat Sydney. Sebelumnya, trio pengusaha Indonesia, Sugiarto Wijono, Lily Tenacious Wijono, dan Antonius Auwyang, telah sukses memperkenalkan Pandawa Nasi Bungkus, sebuah restoran halal yang menjadi destinasi kuliner favorit di Australia. Restoran ini dikenal dengan beragam pilihan nasi bungkus bercita rasa autentik dan meraih rating 4,9 dari lebih dari 10 ribu ulasan di Google.
Kini, mereka melanjutkan perjalanan dengan menghadirkan sebuah ruang yang lebih hangat, tempat orang datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga menemukan kembali rasa Indonesia. Warung kopi ini menyajikan kopi Arabika pilihan yang didatangkan langsung dari Indonesia. Setiap cangkir menghadirkan karakter khas kopi Nusantara dengan cita rasa yang kaya, body yang kuat, serta aroma rempah dan cokelat yang menjadi identitas kopi Indonesia di mata dunia.
Kuliner Tradisional Indonesia di Sydney
Pengalaman menikmati kopi di Pandawa Warung Kopi dipadukan dengan berbagai makanan ringan tradisional Indonesia. Mulai dari pie rendang, lemper, kroket, pastel tutup, hingga aneka gorengan disajikan sebagai pelengkap yang menghadirkan suasana layaknya berada di warung kopi di tanah air. Antonius Auwyang, salah satu pendiri Pandawa, menyatakan bahwa kehadiran warung kopi ini merupakan upaya melengkapi pengalaman menikmati kuliner Indonesia di Sydney.
Bagi mantan Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, kehadiran Pandawa Warung Kopi Halal memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar pembukaan sebuah usaha kuliner. “Ini adalah langkah penting dalam memperkenalkan budaya kita kepada dunia,” tuturnya.
Dukungan Pemerintah Indonesia
Duta Besar RI untuk Australia, Dr. Siswo Pramono, menambahkan bahwa kehadiran Pandawa menjadi obat rindu bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di Australia. “Pandawa adalah jembatan budaya yang menghubungkan Indonesia dengan Australia,” jelasnya. Sementara itu, Lily Tenacious Wijono menegaskan bahwa seluruh sajian yang dihadirkan tetap mempertahankan cita rasa asli Indonesia. “Kami berkomitmen untuk menjaga keaslian rasa dalam setiap hidangan,” ujarnya.
Pendiri lainnya, Sugiarto Wijono, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Indonesia terhadap langkah Pandawa memperkenalkan budaya Nusantara melalui kuliner. “Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia,” katanya.
Kehadiran Pandawa Warung Kopi Halal menegaskan bahwa diplomasi budaya tidak selalu dilakukan melalui ruang-ruang perundingan resmi. Secangkir kopi, sepotong pie rendang, atau lemper hangat mampu menjadi jembatan yang mempertemukan Indonesia dengan masyarakat dunia. Di 220 Pitt Street, setiap cangkir kopi yang tersaji bukan hanya menawarkan kenikmatan rasa, tetapi juga membawa pulang sepotong Indonesia. Di sanalah rindu menjadi rasa, dan sejenak, Sydney terasa seperti Indonesia.

















