Headline.co.id, Jogja ~ Wisata Bhumi Merapi menjadi salah satu destinasi keluarga yang banyak diminati wisatawan di kawasan Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat wisata yang berlokasi di Jalan Kaliurang KM 20 ini menawarkan perpaduan wisata edukasi, interaksi dengan hewan, area pertanian, hingga spot foto bertema dunia dalam satu kawasan. Destinasi ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, sehingga dapat menjadi pilihan liburan akhir pekan maupun kunjungan rombongan sekolah. Dengan harga tiket masuk yang relatif terjangkau, pengunjung dapat menikmati sejumlah zona wisata yang tersedia di area Agrowisata Bhumi Merapi.
Wisata Bhumi Merapi dikenal sebagai destinasi yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi. Pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak, dapat belajar mengenal hewan ternak, melihat hewan eksotis, mencoba aktivitas pertanian, hingga menikmati suasana sejuk di kawasan dekat lereng Gunung Merapi.
Wisata Bhumi Merapi juga menjadi pilihan bagi wisatawan yang mencari tempat foto dengan latar bangunan tematik. Salah satu area yang paling dikenal adalah Langlang Buana, yakni zona berisi lorong-lorong dan fasad bangunan dengan konsep berbagai tempat terkenal di dunia.
Lokasi dan Rute Menuju Wisata Bhumi Merapi
Agrowisata Bhumi Merapi berada di Jalan Kaliurang KM 20, tepatnya di kawasan Sawungan, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berada di jalur wisata Kaliurang dan cukup mudah dijangkau dari pusat Kota Yogyakarta.
Dari pusat Kota Yogyakarta, wisatawan dapat mengambil rute menuju Jalan Kaliurang. Perjalanan menuju lokasi berjarak sekitar 20 hingga 21 kilometer dan dapat ditempuh kurang lebih 45 hingga 60 menit, bergantung pada kondisi lalu lintas.
Rute paling mudah adalah melalui Jalan Kaliurang. Sebelum gerbang retribusi kawasan wisata Kaliurang, terdapat papan penunjuk atau billboard besar yang mengarahkan pengunjung menuju Agrowisata Bhumi Merapi. Akses jalan menuju lokasi disebut cukup baik dan area parkir tersedia untuk kendaraan roda dua, mobil, elf, hingga bus.
Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional
Agrowisata Bhumi Merapi buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Berdasarkan bahan informasi yang tersedia, harga tiket masuk disebut berada pada kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per orang.
Tiket tersebut mencakup akses ke sejumlah zona wisata, seperti Langlang Buana, wisata edukasi, outbound dan field trip, plant and farming, serta exotic animal. Pengunjung yang membawa kamera selain telepon genggam dikenakan biaya tambahan Rp50.000.
Untuk kegiatan pemotretan khusus, seperti iklan, prewedding, year book, wisuda, atau kebutuhan komersial lainnya, biaya dapat dinegosiasikan dengan pengelola. Sementara itu, pengunjung tidak dikenakan biaya tambahan untuk berfoto di sejumlah spot yang tersedia, sepanjang bukan untuk pemotretan khusus.
Tarif Parkir dan Biaya Tambahan Aktivitas
Selain tiket masuk, pengunjung juga perlu menyiapkan biaya parkir sesuai jenis kendaraan. Tarif parkir motor sebesar Rp3.000, mobil Rp5.000, elf Rp10.000, elf long atau medium bus Rp15.000, dan big bus Rp25.000.
Area parkir di bagian depan disebut cukup luas dan dapat diakses mobil. Untuk kendaraan rombongan seperti elf dan bus, tersedia area parkir yang lebih luas di bagian bawah. Pengelola juga menyediakan pintu masuk khusus bagi rombongan.
Untuk aktivitas tambahan, pengunjung dapat membeli pakan hewan dengan harga Rp5.000. Pakan tersebut dapat digunakan untuk memberi makan kelinci, rusa, merpati, atau hewan tertentu sesuai ketentuan di lokasi. Anak-anak juga dapat mencoba aktivitas berkuda dengan biaya Rp20.000 untuk satu kali putaran.
Daya Tarik Edukasi: Interaksi dengan Hewan dan Belajar Bertani
Salah satu daya tarik utama Agrowisata Bhumi Merapi adalah wisata edukasi yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan hewan. Di area awal, pengunjung dapat menjumpai kandang hewan ternak seperti kelinci, kambing, domba, dan bebek.
Selain hewan ternak, Agrowisata Bhumi Merapi juga memiliki koleksi hewan eksotis seperti ular, iguana, kura-kura, burung hantu, burung merak, kijang, dan reptil lainnya. Pengunjung dapat melihat dari dekat serta berinteraksi dengan pendampingan petugas di setiap pos.
Mengutip informasi dari visitingjogja.jogjaprov.go.id, pengunjung dapat melakukan sejumlah aktivitas edukatif, seperti memberi makan kelinci, memberi makan burung, memberi minum kambing menggunakan dot, melihat kura-kura, hingga menyentuh ular dengan pendampingan pemandu di area wisata.
Selain interaksi dengan hewan, wisatawan juga dapat belajar tentang pertanian. Agrowisata Bhumi Merapi menyediakan area pertanian dan taman hidroponik yang dapat menjadi media edukasi bagi anak-anak maupun rombongan sekolah. Pengunjung dapat mengenal metode bercocok tanam konvensional hingga teknik modern seperti hidroponik.
Langlang Buana Jadi Spot Foto Favorit
Selain wisata edukasi, Langlang Buana menjadi bagian yang membuat Agrowisata Bhumi Merapi dikenal luas. Area ini berisi spot foto tematik yang dibangun menyerupai suasana beberapa destinasi terkenal di dunia.
Salah satu spot yang tersedia adalah Underground Baker Street, yang terinspirasi dari kawasan Baker Street di London. Pengunjung dapat berfoto dengan latar dinding bata ekspos dan bilik telepon khas Inggris.
Ada pula area kastil dengan dinding batu tinggi dan sumur mati yang memberi kesan suasana Eropa abad pertengahan. Setelah itu, pengunjung dapat menemukan spot Santorini dengan dominasi bangunan putih, pintu, dan jendela biru yang terinspirasi dari Pulau Santorini di Yunani.
Spot lain yang tersedia antara lain Alpen House dengan suasana rumah kayu khas pedesaan Swiss, Arab Street dengan konsep perkampungan Timur Tengah, mural Renaissance, Rumah Hobbit, Rumah Teletubbies, gazebo, serta taman bunga. Untuk melengkapi pengalaman berfoto, tersedia penyewaan kostum bergaya Eropa dengan tarif Rp20.000 per jam.
Fasilitas Penunjang untuk Wisata Keluarga
Sebagai destinasi keluarga, Agrowisata Bhumi Merapi menyediakan sejumlah fasilitas umum untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Fasilitas tersebut meliputi toilet, area parkir, gazebo, kantin atau kafe, hingga area istirahat.
Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Namun, di dalam kawasan tersedia tempat makan yang menyajikan makanan ringan dan minuman. Dalam bahan informasi yang tersedia juga disebutkan adanya Kamala Resto di area wisata yang menyajikan hidangan khas Indonesia.
Selain itu, kawasan ini memiliki camping ground dan Gua Panggolo yang disebut dibangun untuk irigasi. Suasana Pakem yang sejuk menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin beristirahat sejenak dari hiruk pikuk kota.
Cocok untuk Keluarga dan Rombongan Sekolah
Dengan konsep edukasi, rekreasi, pertanian, dan spot foto, Agrowisata Bhumi Merapi cocok menjadi tujuan liburan keluarga. Destinasi ini juga dapat menjadi pilihan bagi rombongan sekolah yang membutuhkan tempat field trip dengan aktivitas belajar di luar kelas.
Di kawasan ini, anak-anak dapat mengenal hewan, belajar memberi pakan, melihat proses pertanian, hingga memahami aktivitas perkebunan. Sementara itu, orang dewasa dapat menikmati suasana alam, berfoto di area tematik, atau menyaksikan proses pembuatan kopi luwak yang juga disebut tersedia di kawasan wisata.
Wisatawan yang berencana datang disarankan berangkat lebih awal, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Jalan Kaliurang sebagai rute utama menuju destinasi ini kerap ramai pada jam tertentu, sehingga pengunjung perlu memperhitungkan waktu perjalanan agar kunjungan lebih nyaman.



















