Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen memastikan hunian aman bagi tiga lansia bersaudara di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang. Langkah ini diambil untuk memperkuat perlindungan sosial dan pemberdayaan agar mereka dapat hidup mandiri. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengunjungi kediaman ketiga lansia tersebut pada Senin (6/7/2026) setelah mendapatkan informasi mengenai kondisi mereka saat berkeliling wilayah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah juga bertemu dengan seorang anak yatim yang masih bersekolah dan tinggal bersama keluarganya. Ia menegaskan bahwa Pemkab Lumajang terus memperkuat perlindungan sosial dengan pendekatan yang sesuai kebutuhan warga. “Selama ini kita memfasilitasi anak yatim yang bersedia tinggal di panti asuhan. Namun, bagi yang tetap tinggal bersama keluarga, terutama yang masih sekolah, kita bantu kebutuhan pendidikannya,” ujar Bunda Indah.
Pemkab Lumajang memberikan perhatian khusus kepada tiga lansia yang tinggal di rumah di atas lahan sewa. Meskipun mereka telah menerima santunan bulanan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kepastian hunian menjadi kebutuhan mendesak agar mereka dapat hidup lebih tenang. Pemkab berencana berkoordinasi dengan pemilik lahan untuk memperpanjang masa sewa selama tiga tahun. “Kami berencana menyewa kembali lahan tersebut kepada pemiliknya selama tiga tahun agar mereka tidak perlu khawatir lagi akan tempat tinggal,” tegas Bunda Indah.
Langkah Pemberdayaan dan Dukungan Sosial
Selain memastikan hunian, Pemkab Lumajang juga menyiapkan langkah pemberdayaan. Ketiga lansia tersebut diketahui terbiasa memelihara ayam, dan pemerintah daerah berencana memberikan tambahan ternak agar kegiatan ini dapat dikembangkan sebagai sumber penghasilan tambahan. Bunda Indah juga menawarkan fasilitas tinggal di panti sosial yang menyediakan hunian, konsumsi, dan layanan kesehatan. Namun, ketiganya memilih tetap tinggal di lingkungan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka karena merasa nyaman dengan dukungan masyarakat sekitar. “Kepedulian warga sekitar menjadi modal utama mereka bertahan. Pak RT, Pak RW, dan tetangga selalu sigap membantu,” ungkapnya.
Pemutakhiran Data untuk Perlindungan Sosial
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, menyatakan pihaknya segera melakukan verifikasi dan pemutakhiran data ketiga lansia dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah, data tersebut akan diusulkan kepada Kementerian Sosial agar ketiganya dapat memperoleh akses program perlindungan sosial secara lebih optimal dan tepat sasaran. Menurut Indriono, pemutakhiran data penting dilakukan untuk memastikan setiap warga memperoleh akses layanan sosial sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.
Kunjungan tersebut juga menyoroti kuatnya budaya gotong royong di lingkungan warga. Masyarakat sekitar memberikan dukungan dalam kehidupan sehari-hari, sementara ketiga lansia tetap berupaya produktif melalui pemeliharaan ayam sebagai sumber penghasilan tambahan. Langkah Pemkab Lumajang ini menegaskan bahwa perlindungan sosial tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan rasa aman, memperkuat kemandirian, dan memastikan warga dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dengan dukungan keluarga, masyarakat, serta pemerintah.


















