Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan melalui budidaya rumput laut dan perikanan modern. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, dalam audiensi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas potensi daerah dan usulan program prioritas yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Salah satu program yang diusulkan adalah pengembangan budidaya rumput laut, mengingat potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Gorontalo Utara, Boalemo, dan Pohuwato. Menteri KKP merespons positif dengan mengalokasikan Program Modeling Rumput Laut seluas 50 hektare di Gorontalo. Program ini mencakup pengembangan kultur jaringan, kebun bibit, serta penerapan teknologi budidaya ramah lingkungan (aquatek), dan merupakan bagian dari target nasional pengembangan rumput laut seluas 1.000 hektare pada tahun 2026.
Pengembangan Perikanan dan Infrastruktur
Selain budidaya rumput laut, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga mengusulkan bantuan 31 unit kapal perikanan berukuran 30 GT. Usulan ini sejalan dengan program nasional pembangunan 1.000 kapal perikanan 30 GT yang akan ditempatkan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pengelolaan kapal akan dilakukan melalui koperasi dengan sistem penggunaan bergiliran, disertai pelatihan bagi nelayan serta penyesuaian alat tangkap sesuai karakteristik wilayah.
Inovasi Budidaya Ikan Air Tawar
Pertemuan tersebut juga membahas pengembangan Kampung Budidaya Tematik di kawasan Danau Limboto dan wilayah lainnya dengan menggunakan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS). Teknologi ini merupakan bagian dari program nasional budidaya ikan air tawar. Gorontalo diminta menyiapkan data calon lokasi yang memenuhi kriteria untuk diakomodasi dalam pelaksanaan program ini.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, M. Thomas Mopili, turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penyelesaian permasalahan kredit bermasalah di Lembaga Permodalan Usaha Kelautan dan Perikanan (LPUMKP). Dengan berbagai program ini, diharapkan sektor kelautan dan perikanan di Gorontalo dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.


















