Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo mengimplementasikan skema penjemputan door-to-door untuk memfasilitasi kepulangan jemaah haji secara efisien. Kepala Dishub Gorontalo, Sagita Wartabone, menyatakan bahwa langkah ini berhasil memangkas waktu mobilisasi ratusan jemaah haji yang tiba di Bandara Jalaludin Gorontalo. Penjemputan ini melibatkan puluhan armada bus yang disiapkan secara proporsional untuk menyambut 611 jemaah haji dari Kloter 28 dan Kloter 30 Embarkasi Provinsi Gorontalo Musim Haji 1447 H/2026 M.
Langkah ini diambil untuk mengurangi kelelahan fisik jemaah setelah perjalanan udara panjang, termasuk transit selama 5 jam di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Proses pemindahan dari pesawat ke bus diatur dengan sistematis, memakan waktu sekitar 45 menit. “Kami memastikan alur pergerakan dari titik turun pesawat menuju armada bus berjalan lancar,” kata Sagita pada Jumat (26/6/2026).
Efisiensi Penjemputan Kloter 30
Untuk Kloter 30 yang tiba pada sore hari dengan 230 orang, Dishub menyiapkan 12 unit bus. Armada ini bertugas menjemput dan mengawal jemaah dari Bandara Jalaludin menuju Mess Haji Provinsi Gorontalo untuk mengikuti tahapan penerimaan jemaah haji. Total 611 orang, termasuk 598 jemaah dan 13 petugas kloter, difasilitasi dalam kegiatan ini.
Pengaturan Jadwal yang Sistematis
Pengaturan jadwal transportasi disusun secara sistematis untuk meminimalisasi kelelahan fisik jemaah. Hal ini termasuk pengelolaan waktu istirahat transit di Makassar dan penerbangan lanjutan ke Gorontalo. Persiapan armada bus dilakukan secara rinci untuk mencegah penumpukan penumpang dan memastikan ketibaan jemaah sesuai jadwal.
Kesiapan skema darat ini juga penting agar prosesi penerimaan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo dapat terlaksana dengan tertib dan aman. Dengan demikian, jemaah dapat tiba di tujuan akhir dengan lancar dan selamat.




















