Headline.co.id, Jakarta ~ Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang berlangsung pada 1 Juli, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terjalin dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Acara yang digelar di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini menyoroti kolaborasi dalam perlindungan perempuan dan anak.
Fatayat NU, organisasi pemudi di bawah naungan Nahdlatul Ulama, menyatakan kebanggaannya atas keterlibatan aktif dalam perayaan tersebut. “Kami bersyukur karena kembali diberikan ruang kehormatan untuk berdiri bersama jajaran kepolisian,” ujar perwakilan Fatayat NU. Keterlibatan ini dianggap sebagai bukti nyata inklusivitas Polri dalam merangkul seluruh elemen masyarakat.
Kerja sama Fatayat NU dan Polri tidak hanya bersifat seremonial. Hubungan strategis yang telah dibangun bersama Korps Intelijen Keamanan (Intelkam) Polri diperkuat melalui Memorandum of Understanding (MoU). Fatayat NU menyambut baik sikap terbuka Polri, terutama dalam memberikan perhatian penuh terhadap isu-isu sosial yang dihadapi perempuan. “Kehadiran Polri sebagai mitra sangat krusial dan luar biasa,” tambah perwakilan tersebut.
Kolaborasi untuk Perlindungan Sosial
Fatayat NU berharap kemitraan strategis ini dapat terus berjalan secara konsisten di masa mendatang. Sinergi yang kuat kepolisian dan organisasi perempuan diharapkan dapat menciptakan ruang aman yang lebih luas bagi masyarakat serta memperkuat program pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Dalam perayaan ini, Polri juga menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program dan inisiatif. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Dengan adanya kerja sama yang erat ini, Fatayat NU dan Polri berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua kalangan, terutama perempuan dan anak-anak.























