Headline.co.id, Jakarta ~ Universitas Mercu Buana Jakarta meluncurkan program pembinaan sepak bola usia dini melalui Mercu Buana Football School (MBFS) untuk memperkuat ekosistem pengembangan atlet muda. Program ini mengintegrasikan pendidikan, pembentukan karakter, dan pelatihan olahraga secara profesional. Inisiatif ini dilaksanakan untuk membina pemain usia dini dan muda dengan pendekatan yang tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga penguatan disiplin, sportivitas, kepemimpinan, serta prestasi akademik.
Ketua Yayasan Menara Bhakti, Nurani Pudjiastuti, menekankan pentingnya olahraga, khususnya sepak bola, dalam membangun kualitas sumber daya manusia. “Olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Nurani Pudjiastuti dalam keterangan persnya yang diterima pada Selasa (30/6/2026).
Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Andriansyah, menambahkan bahwa pembinaan olahraga harus berjalan seiring dengan penguatan pendidikan agar atlet muda tetap memiliki fondasi akademik yang kuat. “MBFS dibangun sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya atlet-atlet muda berprestasi tanpa mengabaikan kualitas pendidikan formal,” katanya.
Model Pembinaan Menyeluruh
Ketua Mercu Buana Football School, Rizki Briandana, menjelaskan bahwa model pembinaan yang diterapkan mengacu pada pengembangan atlet secara menyeluruh. Ini mencakup peningkatan teknik bermain, taktik, kondisi fisik, mental bertanding, hingga pembentukan karakter. “Proses pembinaan usia dini harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rizki.
Dukungan Fasilitas dan Pelatih Profesional
Mercu Buana Football School didukung oleh fasilitas olahraga di Sport Centre Universitas Mercu Buana dan tenaga pelatih yang menerapkan metode pembinaan modern. Program pelatihan difokuskan pada pengembangan teknik, taktik, fisik, mental, dan karakter sebagai fondasi pembinaan atlet usia dini.
Mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Jack Brown, yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut mendorong para peserta untuk membangun budaya latihan yang disiplin dan konsisten sejak usia muda. “Keberhasilan seorang atlet tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses latihan yang panjang, kemauan belajar, dan kerja keras yang berkesinambungan,” kata Jack Brown.
Pengembangan MBFS sejalan dengan upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Inisiatif ini mendukung penguatan ekosistem olahraga nasional melalui kolaborasi dunia pendidikan, masyarakat, dan pemangku kepentingan olahraga guna menciptakan pembinaan atlet yang berkelanjutan.





















