Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan inovasi terbaru bernama Rehab 3.0 pada Selasa (30/6/2026) di Jakarta. Program ini dirancang untuk mempermudah peserta yang memiliki tunggakan iuran agar dapat membayar secara lebih fleksibel. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari agenda transformasi yang berfokus pada keberlanjutan, penguatan pendanaan, dan peningkatan kepesertaan.
Rehab 3.0 diharapkan dapat memperkuat pengelolaan risiko bersama atau risk pooling serta meningkatkan penerimaan iuran. “Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta dapat memenuhi kewajibannya dengan lebih mudah,” ujar Prihati Pujowaskito.
Penguatan Program JKN
Prihati menambahkan bahwa program ini juga didukung oleh pemanfaatan corporate social responsibility (CSR) untuk mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Pemanfaatan CSR sangat penting dalam mendukung program ini agar dapat berjalan dengan baik,” paparnya.
Kampanye Gotong Royong
Peluncuran Rehab 3.0 juga menjadi momentum untuk menggalakkan kampanye gotong royong kepada masyarakat dan para donatur. BPJS Kesehatan berharap partisipasi aktif dari berbagai pihak dapat memperkuat keberlangsungan Program JKN. “Kami mengajak semua pihak untuk turut serta dalam mendukung program ini,” tambah Prihati.
Dengan adanya inovasi ini, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan mempermudah akses bagi seluruh peserta. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi peserta yang mengalami kesulitan dalam membayar iuran tepat waktu.





















