Headline.co.id, Parigi Moutong ~ TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Bantuan logistik ini disalurkan oleh Keluarga Besar Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin Makassar melalui Detasemen TNI AU Mutiara Palu pada Kamis (25/6/2026). Penyerahan bantuan dilakukan di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong.
Komandan Detasemen TNI AU Mutiara Palu, Suhardin, memimpin langsung tim bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah gempa melanda, pihaknya segera melaporkan kondisi lapangan kepada Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin untuk mengoordinasikan bantuan kemanusiaan. “Setelah berkoordinasi dengan Kepala BPBD Provinsi, kami memperoleh informasi bahwa bantuan untuk sejumlah daerah sudah mulai terpenuhi. Namun Parigi Moutong masih membutuhkan dukungan dan masih dalam proses pendataan,” ujar Suhardin.
Bantuan Logistik untuk Kebutuhan Mendesak
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pelaksana Tugas Kepala BPBD Parigi Moutong, kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat adalah terpal untuk perlindungan sementara. Bantuan yang disalurkan meliputi 50 terpal, 50 karung beras ukuran 5 kilogram, 50 rak telur, 20 dus minyak goreng, dan 40 dus mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung masa tanggap darurat pascagempa.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat dari Lanud Sultan Hasanuddin serta Detasemen TNI AU Mutiara Palu. “Terima kasih atas perhatian dari Keluarga Besar Lanud Sultan Hasanuddin maupun Detasemen TNI AU Mutiara Palu. Semoga bantuan ini segera sampai dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga terdampak untuk meringankan kebutuhan dasar sehari-hari,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen memastikan seluruh bantuan disalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan terdokumentasi dengan baik. Langkah ini penting agar setiap bantuan yang masuk benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Kolaborasi pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen lainnya dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.




















