Headline.co.id, Bupati Siak ~ Afni Zulkifli, berupaya mempercepat pembangunan daerah dengan mendorong Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) kembali berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dida Gardera, di Jakarta, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut membahas pentingnya status PSN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Siak.
Afni menjelaskan bahwa KITB telah memenuhi syarat utama untuk diusulkan kembali sebagai PSN, termasuk ketersediaan lahan minimal 50 hektare. Saat ini, KITB memiliki lahan clear and clean bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 600 hektare, dengan total kawasan lebih dari 3.000 hektare. “Kawasan ini strategis karena berada di jalur perdagangan Selat Malaka dan didukung akses jalan nasional,” ujar Afni.
Perkembangan Positif KITB
Meskipun belum berstatus PSN, KITB menunjukkan perkembangan positif dengan masuknya sejumlah investasi. Afni menekankan pentingnya status PSN untuk menarik lebih banyak investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami berharap status PSN dapat mempercepat masuknya investasi,” tambahnya.
Revitalisasi Istana Siak
Selain sektor industri, Afni juga mengusulkan revitalisasi Istana Siak kepada pemerintah pusat. Istana ini merupakan destinasi wisata unggulan dengan nilai sejarah dan budaya tinggi. Afni menyoroti perlunya perhatian lebih besar terhadap potensi pariwisata Siak, mengingat program revitalisasi nasional lebih banyak difokuskan pada kawasan prioritas lainnya. “Kami memerlukan dukungan untuk mengembangkan potensi pariwisata yang kami miliki,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Kemenko Perekonomian meminta Pemerintah Kabupaten Siak segera menyiapkan proposal dan dokumen pendukung untuk memperkuat usulan yang diajukan. Melalui pengusulan kembali KITB sebagai PSN dan revitalisasi Istana Siak, diharapkan dapat mempercepat investasi dan memperkuat sektor pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.























