Headline.co.id, Jakarta ~ Drama Video Assistant Referee (VAR) dan gol penalti Marko Arnautovic mewarnai kemenangan Austria atas Yordania dengan skor 3-1 pada laga perdana Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). Bertanding di San Francisco Bay Area Stadium, Santa Clara, Austria harus berjuang hingga menit-menit akhir untuk mengamankan tiga poin setelah Yordania memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Austria dalam persaingan Grup J Piala Dunia 2026. Meski lebih diunggulkan, Austria tidak menjalani laga dengan mudah karena Yordania sempat menyamakan kedudukan dan membuat pertandingan berjalan ketat hingga masa injury time.
Dalam laga Austria vs Yordania tersebut, Romano Schmid membuka keunggulan Austria pada babak pertama sebelum Ali Olwan mencetak gol bersejarah yang membuat Yordania mampu menyamakan skor. Namun gol bunuh diri Yazan Al-Arab dan penalti Marko Arnautovic akhirnya memastikan kemenangan wakil Eropa tersebut.
Yordania Berani Melawan Sejak Menit Awal
Austria langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Ralf Rangnick tampil dominan dalam penguasaan bola dan mencoba menekan pertahanan Yordania melalui kombinasi permainan cepat di lini tengah.
Meski demikian, Yordania tidak hanya bertahan. Tim yang menjalani debut di putaran final Piala Dunia itu beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan kecepatan para pemain depan mereka.
Austria akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Romano Schmid memanfaatkan ruang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau kiper Yordania, Yazeed Abulaila.
Gol tersebut membuat Austria menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Gol Bersejarah Ali Olwan untuk Yordania
Memasuki babak kedua, Yordania tampil lebih berani. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-50 saat Ali Olwan sukses menyelesaikan serangan balik cepat yang dibangun Noor Al-Rawabdeh.
Gol tersebut bukan sekadar menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu juga menjadi gol pertama Yordania sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
Momen tersebut membuat para pendukung Yordania bersorak gembira dan meningkatkan kepercayaan diri tim untuk terus menekan Austria.
Di sisi lain, Austria mulai meningkatkan intensitas permainan demi mencari gol kedua. Pelatih Ralf Rangnick melakukan sejumlah perubahan, termasuk memasukkan penyerang senior Marko Arnautovic pada awal babak kedua.
VAR Batalkan Gol Arnautovic
Kehadiran Arnautovic langsung memberikan dampak signifikan terhadap serangan Austria. Pada menit ke-70, penyerang berpengalaman itu berhasil menjebol gawang Yordania dan sempat merayakan gol bersama rekan-rekannya.
Namun kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama.
Wasit melakukan peninjauan melalui VAR dan memutuskan menganulir gol tersebut setelah ditemukan adanya handball dalam proses terjadinya gol.
Keputusan itu membuat pertandingan semakin panas. Austria merasa kehilangan momentum, sementara Yordania memperoleh suntikan semangat untuk mempertahankan hasil imbang.
Gol Bunuh Diri Ubah Arah Pertandingan
Tekanan Austria akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-76.
Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Marcel Sabitzer, bola justru mengenai bek Yordania, Yazan Al-Arab, dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Austria kembali memimpin dengan skor 2-1.
Keunggulan itu memaksa Yordania keluar menyerang pada sisa waktu pertandingan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi lini belakang Austria mampu meredam ancaman yang datang.
Ketika laga memasuki masa injury time, Yordania masih berusaha mencari gol penyama kedudukan yang dapat menyelamatkan satu poin.
Penalti Marko Arnautovic Kunci Tiga Poin
Drama kembali terjadi pada menit-menit akhir pertandingan ketika wasit menghentikan laga untuk meninjau dugaan handball pemain Yordania di dalam kotak penalti.
Setelah melihat tayangan ulang VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih untuk Austria.
Marko Arnautovic dipercaya menjadi eksekutor penalti. Meski sebelumnya sempat kecewa karena golnya dianulir, penyerang veteran tersebut menunjukkan ketenangan saat menghadapi momen krusial.
Arnautovic berhasil mengecoh kiper Yazeed Abulaila dan mengirim bola ke dalam gawang pada menit 90+12.
Gol itu memastikan kemenangan Austria 3-1 sekaligus menutup pertandingan yang berlangsung penuh drama hingga detik terakhir.
Austria Tempel Argentina di Klasemen Grup J
Berkat kemenangan ini, Austria mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup J, sejajar dengan Argentina yang sebelumnya menang 3-0 atas Aljazair.
Sementara itu, Yordania harus puas berada di posisi ketiga meski menunjukkan performa yang cukup menjanjikan dalam debut mereka di ajang Piala Dunia.
Secara statistik, Austria memang tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen. Namun Yordania mampu memberikan perlawanan seimbang dengan jumlah tembakan yang sama, yakni 11 percobaan.
Hasil ini menunjukkan Austria memiliki kualitas dan pengalaman untuk memanfaatkan momen-momen penting. Di sisi lain, Yordania membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026, meski harus mengawali turnamen dengan kekalahan.
Hasil Austria vs Yordania
- Austria 3-1 Yordania
- Gol Austria: Romano Schmid (21′), Yazan Al-Arab (76′ gol bunuh diri), Marko Arnautovic (90+12′ penalti)
- Gol Yordania: Ali Olwan (50′)
Kemenangan ini menjadi langkah awal yang positif bagi Austria dalam perburuan tiket ke fase gugur, sementara Yordania masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya di Grup J Piala Dunia 2026.























