Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Harga Pertamax Naik 32 Persen Jadi Rp16.250 per Liter, CELIOS Sebut Ruang Fiskal Pemerintah Kian Menyempit

Hendrawan by Hendrawan
1 month ago
in Ekonomi
Reading Time: 6 mins read
396 29
A A
0
Foto Pengendara sedang antri isi BBM

Foto Pengendara sedang antri isi BBM (Dok ist)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Harga Pertamax resmi naik 32 persen dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026.
  • CELIOS menilai kenaikan harga Pertamax mencerminkan semakin sempitnya ruang fiskal pemerintah.
  • Tingginya beban utang negara yang mencapai Rp1.434 triliun dan potensi shortfall pajak Rp300–340 triliun disebut menjadi faktor utama.
  • Pelemahan nilai tukar rupiah turut meningkatkan biaya impor BBM dan menekan anggaran subsidi energi.
  • Kelas menengah dinilai menjadi kelompok yang paling terdampak akibat kenaikan harga Pertamax. Masyarakat berpotensi beralih dari Pertamax ke Pertalite karena selisih harga yang semakin lebar.
  • Peralihan pengguna ke Pertalite diperkirakan membuat beban subsidi BBM pemerintah semakin membengkak.
  • CELIOS memperingatkan dampak lanjutan berupa penurunan daya beli, kenaikan harga pangan, hingga bertambahnya jumlah penduduk rentan miskin. Risiko sosial seperti meningkatnya PHK, kriminalitas, dan gejolak sosial juga dinilai dapat muncul akibat kenaikan BBM.
  • Pemerintah dinilai menghadapi pilihan sulit antara menambah utang, menaikkan pajak, atau kembali menyesuaikan harga energi untuk menjaga kondisi fiskal negara.

Headline.co.id, Jakarta ~ Harga Pertamax naik secara mendadak menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) tengah malam. Kenaikan sebesar Rp3.950 atau sekitar 32 persen dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter tersebut memicu sorotan dari berbagai kalangan, termasuk para ekonom yang menilai kebijakan itu berkaitan dengan kondisi fiskal negara yang semakin terbatas.

Kenaikan harga Pertamax naik tersebut diumumkan bersamaan dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi lainnya oleh PT Pertamina (Persero). Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, kebijakan ini dinilai berpotensi memberikan dampak luas terhadap daya beli, konsumsi rumah tangga, hingga kondisi sosial ekonomi nasional.

You might also like

Pemerintah Rancang Edukasi Pengelolaan Gas Blok Andaman untuk Masyarakat Aceh

Pemerintah Rancang Edukasi Pengelolaan Gas Blok Andaman untuk Masyarakat Aceh

22 July 2026
Kinerja APBN Semester I 2026 Meningkat, Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Fiskal

Kinerja APBN Semester I 2026 Meningkat, Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Fiskal

22 July 2026

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menilai kenaikan harga Pertamax bukan sekadar penyesuaian harga energi biasa. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan semakin sempitnya ruang fiskal pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi.

ADVERTISEMENT

CELIOS: Kenaikan Harga Pertamax Cerminkan Tekanan Fiskal

Bhima mengatakan pemerintah saat ini menghadapi tekanan besar dari sisi anggaran negara, terutama akibat tingginya kewajiban pembayaran utang dan potensi kekurangan penerimaan pajak.

“Utang jatuh tempo dan kewajiban bunga menembus Rp1.434 triliun, tahun ini salah satu puncak pembayaran utang. Outlook penerimaan pajak shortfall diperkirakan Rp300-340 triliun, dan kebutuhan belanja program masih besar. Pemerintah sudah kehabisan amunisi menjaga harga energi tetap stabil,” kata Bhima kepada Tribunnews.com, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah program berskala besar yang membutuhkan anggaran besar turut berkontribusi terhadap menyempitnya ruang fiskal pemerintah.

Selain itu, Bhima menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai ikut memperbesar beban impor BBM Indonesia.

“Harga minyak yang tinggi berada di luar faktor pemerintah, tapi nilai tukar rupiah yang melemah berada dalam kendali pemerintah dan BI (Bank Indonesia), sehingga punya andil besar terhadap penyesuaian harga BBM,” ujarnya.

Menurut Bhima, ketika nilai tukar rupiah terus melemah mendekati Rp18.000 per dolar AS, biaya impor BBM akan semakin mahal dan pada akhirnya meningkatkan tekanan terhadap belanja kompensasi maupun subsidi energi.

“Begitu rupiah semakin melemah ke Rp18.000 per dolar AS, maka harga importasi BBM makin mahal, dan semakin menekan komponen belanja kompensasi dan subsidi energi,” tambahnya.

Kelas Menengah Dinilai Menjadi Pihak yang Paling Terdampak

Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyudi Askar, menilai dampak langsung kenaikan harga Pertamax akan dirasakan oleh kelompok masyarakat kelas menengah yang selama ini memilih BBM non-subsidi.

Menurutnya, kenaikan hingga 32 persen membuat masyarakat dihadapkan pada pilihan sulit antara tetap menggunakan Pertamax dengan biaya lebih tinggi atau beralih ke Pertalite.

“Ada pekerja, pegawai, guru, ojol dan jutaan kelas menengah yang selama ini memilih BBM yang lebih baik untuk kendaraannya. Ketika margin kenaikannya terlalu jauh, opsinya adalah membayar lebih mahal, atau turun ke Pertalite,” kata Media.

Ia mengingatkan bahwa perpindahan pengguna Pertamax ke Pertalite juga berpotensi meningkatkan jumlah pengguna BBM bersubsidi yang selama ini ditanggung pemerintah.

Media menilai dampak lanjutan dari kebijakan tersebut dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan meningkatkan jumlah penduduk yang masuk kategori rentan miskin.

“Dampak kenaikan harga Pertamax sebesar 32 persen ke masyarakat: merosotnya daya beli di kelompok menengah dan aspiring middle class (menuju kelas menengah), bertambahnya jumlah penduduk rentan miskin, kenaikan harga bahan pangan, transmisi penyesuaian suku bunga kredit lebih cepat, jumlah PHK melonjak pada kuartal ke-3, meningkatnya kriminalitas dan gejolak sosial,” tuturnya.

Potensi Peralihan ke Pertalite Dinilai Bebani Subsidi Negara

Sementara itu, Direktur Ekonomi CELIOS, Nailul Huda, menilai kenaikan harga Pertamax berpotensi meningkatkan konsumsi Pertalite karena masyarakat mencari alternatif BBM yang lebih murah.

Menurut Huda, kondisi tersebut dapat berdampak pada meningkatnya beban subsidi energi pemerintah apabila terjadi lonjakan permintaan Pertalite.

“Ketika pemerintah memutuskan menaikkan harga Pertamax 92 tanpa menaikkan harga Pertalite, maka ada konsekuensi kenaikan permintaan Pertalite,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mekanisme pembatasan pembelian Pertalite melalui QR Code maupun aplikasi MyPertamina belum sepenuhnya efektif di lapangan.

“Akibatnya, kuota Pertalite akan meningkat dan menyebabkan subsidi untuk BBM akan membengkak juga. Pembatasan melalui QR code hanya efektif jika tidak ada kebocoran di lapangan. Pada praktiknya, masih banyak Pertalite yang diperjualbelikan di luar SPBU,” jelas Huda.

Opsi Pemerintah Dinilai Semakin Terbatas

Media Wahyudi Askar menilai pemerintah menghadapi pilihan yang tidak mudah dalam menjaga kondisi fiskal negara. Salah satu opsi yang disebutnya adalah melakukan penyesuaian terhadap program-program belanja besar pemerintah.

“Jika MBG dirombak ulang, hanya untuk yang membutuhkan (targeted), biayanya hanya Rp117 triliun. Tapi itu kemungkinan tidak dipilih pemerintah karena kontrak dengan dapur-dapur SPPG sudah berjalan. Struktur rentenya sudah terlanjur terbentuk,” katanya.

Selain itu, menurut Media, pemerintah juga menghadapi pilihan lain seperti menambah utang, meningkatkan penerimaan pajak, atau melakukan penyesuaian harga BBM.

Namun seluruh opsi tersebut dinilai memiliki risiko masing-masing di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Menambah utang semakin sulit karena biaya pinjaman negara sedang tinggi. Beberapa hari lalu, Pemerintah menerbitkan PP mengejar tambahan pajak dari sektor UMKM. Hari ini, pemerintah menaikkan harga Pertamax. Sebelumnya, pemerintah membatalkan rencana kenaikan royalti mineral dari perusahaan-perusahaan besar dengan aset dan keuntungan triliunan rupiah,” ujarnya.

Ia pun mempertanyakan kebijakan yang dinilai lebih banyak membebankan konsekuensi fiskal kepada masyarakat kelas menengah dan bawah.

“Ini sangat aneh, ketika negara membutuhkan tambahan uang, yang diminta berkorban adalah kelas menengah bawah. Mereka dijadikan penanggung biaya atas masalah fiskal yang lahir dari buruknya pilihan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah sendiri,” pungkasnya.

Tags: BBM Naik Hari iniHarga BBM Hari iniHarga PertamaxPertamax Naik
ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Pemerintah Rancang Edukasi Pengelolaan Gas Blok Andaman untuk Masyarakat Aceh

Pemerintah Rancang Edukasi Pengelolaan Gas Blok Andaman untuk Masyarakat Aceh

by Fajar
22 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mempersiapkan langkah sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat pengembangan...

Kinerja APBN Semester I 2026 Meningkat, Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Fiskal

Kinerja APBN Semester I 2026 Meningkat, Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Fiskal

by Wawan
22 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Semester I 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pendapatan negara...

Kemkomdigi Rampungkan Lelang Frekuensi, Dorong Transformasi Digital

Kemkomdigi Rampungkan Lelang Frekuensi, Dorong Transformasi Digital

by Fajar
22 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah menyelesaikan proses Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6...

Kementerian ATR/BPN Mempercepat Sertifikasi Tanah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kementerian ATR/BPN Mempercepat Sertifikasi Tanah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

by Wawan
22 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengambil langkah percepatan dalam sertifikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan...

Kemkomdigi Ajak Publik Beri Masukan Evaluasi Regulasi Telekomunikasi

Kemkomdigi Ajak Publik Beri Masukan Evaluasi Regulasi Telekomunikasi

by Aditya
21 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberikan masukan dan tanggapan terkait evaluasi dua...

Bank Jakarta Luncurkan Cabang Berwajah Baru di Kebayoran Park

Bank Jakarta Luncurkan Cabang Berwajah Baru di Kebayoran Park

by Fajar
21 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Bank Jakarta meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kebayoran Park dengan tampilan baru sebagai bagian dari upaya transformasi...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Jangan terlewat, Ternyata Ini Pentingnya Sarapan Untuk Kecukupan Gizi Anak Remaja dan Orang Dewasa

21 August 2022
Misteri MH370 Terungkap: Pesawat Ditemukan Setelah Penantian Satu Dekade

Pesawat MH370 Ditemukan Setelah Satu Dekade, Ungkap Misteri Hilangnya

28 August 2024

Wakil Ketua PDIP Jabar Tutup Usia Karena Virus Corona

28 March 2020
Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh Lebih Tinggi

Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh Lebih Tinggi

29 January 2026
Lesehan Ayam Goreng Pak Sholeh Tetap Eksis di Tengah Persaingan Kuliner Modern

Lesehan Ayam Goreng Pak Sholeh Tetap Eksis di Tengah Persaingan Kuliner Modern

23 February 2026

Update Terbaru Covid-19 di Indonesia Jumat 03 April 2020: Total Pasien Positif Menjadi 1.986 Kasus Hampir Tembus 2.000

3 April 2020
Balap Liar hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul

Balap Liar hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul

31 January 2026

Artikel Terbaru

Program edukasi seru bagi para guru untuk mengangkat pentingnya playful learning, disertai dengan sosialisasi pemanfaatan alat-alat belajar seru di “OREO Berbagi Seru” yang diharapkan dapat menunjang proses belajar kreatif dan interaktif di ruang kelas

Program OREO Berbagi Seru Jangkau 708 Siswa SD di Gunungkidul, Dukung Bocah Pinter

22 July 2026
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya RoseFebi Setianingrum lolos ke 16 besar Tiongkok Terbuka 2026

Tiongkok Terbuka 2026: Rachel/Febi Singkirkan Unggulan Kedua

22 July 2026
Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Terekam Diduga Memukul Dani Olmo di Tengah Lapangan

Roberto Ayala Diduga Pukul Dani Olmo, FIFA Selidiki Kericuhan Final

22 July 2026
Mengapa Roberto Ayala Bisa Diperiksa usai Kericuhan Final 2026

Mengapa Roberto Ayala Bisa Diperiksa usai Kericuhan Final 2026

22 July 2026
Foto Roberto Ayala

Siapa Roberto Ayala? Eks Bek Argentina yang Disorot usai Final 2026

22 July 2026
Rachel/Febi Tekuk Unggulan Kedua di China Open 2026

Tiongkok Terbuka 2026: Fakta Kemenangan Rachel/Febi ke 16 Besar

22 July 2026
KA Nyaris Tabrak Truk di Perlintasan Kertosono Gegara Penjaga Palang Pintu Tertidur

KA Brantas Nyaris Ditabrak Truk di Mengkreng, KAI Minta Maaf

22 July 2026

Popular Story

Pemkot Padang Panjang Siap Dukung Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi
Pemerintah

Pemkot Padang Panjang Siap Dukung Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi

by wahyu
17 July 2026
0

Headline.co.id, Bukittinggi ~ Pemerintah Kota Padang Panjang di Sumatra Barat menyatakan kesiapan...

Read moreDetails

Bupati Parigi Moutong Paparkan Tanggapan KUA-PPAS 2027 di DPRD

QRIS Fest 2026 Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Penguatan Keluarga di Gorontalo

KA Brantas Nyaris Ditabrak Truk di Mengkreng, KAI Minta Maaf

Kemendikdasmen Dorong Implementasi Budaya Sekolah ASRI

Prediksi Cuaca Besok di Senin 20 Juli 2026: Denpasar, Mataram, Kupang Hujan atau Panas

Satgas PRR Dorong Pemda Segera Siapkan Lahan dan Infrastruktur Huntap

Satbrimob Polda Kaltim Laksanakan Gerakan Indonesia Asri untuk Lingkungan Kerja Bersih

Pembangunan Jembatan Karang di Sumenep Dimulai dengan Gotong Royong

Cuaca Besok Minggu 19 Juli 2026 di Ambon dan Ternate, Hujan atau Panas?

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.