Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan dengan baik dan tidak boleh menjadi sarana untuk memperkaya oknum tertentu. Peringatan ini disampaikan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan program tersebut dengan benar. Presiden Prabowo mengingatkan agar mitra SPPG yang melakukan kesalahan segera memperbaiki diri.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya program MBG dalam memastikan asupan gizi bagi anak-anak Indonesia, guna mencegah kekurangan gizi yang dapat menyebabkan stunting. Ia mencatat bahwa masih ada daerah dengan angka kekurangan gizi yang tinggi, bahkan mencapai lebih dari 20 persen hingga mendekati 30 persen.
Untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pengawasan akan terus dilakukan oleh pemerintah. Ia juga menyebutkan bahwa personel dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Agung (Kejagung) dapat ditambah untuk mendukung pengawasan tersebut.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa program MBG yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya memastikan manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan mitra SPPG yang telah menjalankan program MBG, terutama mereka yang bekerja di wilayah dengan tantangan geografis dan di daerah terpencil. Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada kebijakan yang baik, tetapi juga pada dedikasi dan integritas para pelaksana di lapangan.
Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran untuk terus bekerja dengan semangat pengabdian, menjaga kualitas pelayanan, dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.





















