Headline.co.id, Yogyakarta ~ Kepolisian memastikan situasi di kawasan Gondokusuman hingga Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, kembali kondusif setelah adanya dugaan aksi tawuran pelajar pada Selasa siang. Peristiwa tersebut sempat ramai diperbincangkan usai diunggah akun Instagram @merapi_uncover sekitar pukul 11.28 WIB. Dalam kejadian itu, sekelompok pelajar diduga melakukan provokasi dengan menyalakan kembang api dan berteriak-teriak saat melintas di Jalan Andong, Gondokusuman. Polisi menyebut tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Informasi awal mengenai kejadian itu pertama kali diunggah akun Instagram @merapi_uncover yang menyebut terjadi tawuran pelajar dari depan Puskesmas Gondokusuman 1 hingga kawasan Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Gondokusuman dipimpin langsung Kapolsek mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 10.40 WIB.
Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, menjelaskan bahwa petugas menerima informasi terkait adanya sekelompok pelajar yang menyalakan kembang api dan membuat keresahan di sekitar lokasi.
“Pada pukul 10.40 WIB personel Polsek Gondokusuman dipimpin Kapolsek mendatangi kejadian sekelompok pelajar yang menyalakan kembang api,” ujar Iptu Dani HS kepada headline.co.id.
Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, kelompok pelajar tersebut berjumlah sekitar 10 orang dan datang menggunakan lima sepeda motor secara berboncengan. Mereka disebut mengenakan seragam yang sudah dicorat-coret.
Menurut saksi, rombongan pelajar itu datang dari arah Jalan Tunjung menuju Jalan Andong sambil membunyikan klakson, berteriak-teriak, dan menyalakan kembang api.
“Keterangan dari saksi di sekitar lokasi bahwa sekelompok pelajar sekitar 10 orang dengan menggunakan lima kendaraan bermotor berboncengan dengan seragam dicorat-coret datang dari Jalan Tunjung dan pada saat melintas Jalan Andong sambil membunyikan klakson, berteriak-teriak, dan menyalakan kembang api,” jelasnya.
Suara gaduh tersebut membuat sejumlah siswa SMK yang berada di sekitar Jalan Andong keluar dari area sekolah. Namun, kelompok pelajar yang diduga melakukan provokasi langsung melarikan diri meninggalkan lokasi sebelum terjadi bentrokan lebih lanjut.
“Mendengar suara tersebut para siswa SMK yang berada di Jalan Andong berlari keluar, kemudian sekelompok pelajar yang melakukan provokasi tersebut kabur meninggalkan lokasi,” lanjut Iptu Dani HS.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Aparat juga langsung melakukan langkah cepat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Gondokusuman dan sekitarnya.






















