Headline.co.id, Kutacane ~ Pembangunan jembatan gantung perintis tahap II di wilayah Kodim 0108/Aceh Tenggara menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, pengerjaan jembatan yang menghubungkan Desa Kumbang Jaya dan Desa Gulo telah mencapai 27,85 persen. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan menyediakan akses transportasi yang lebih aman bagi masyarakat setempat.
Komandan Kodim 0108/Aceh Tenggara, Arya Murdyantoro, melalui Dedi Cahyadi, menyatakan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel gabungan dari Kodim 0108/Aceh Tenggara dan anggota Yon TP. Selain itu, pengerjaan di lapangan juga didukung oleh tenaga tukang serta partisipasi aktif masyarakat setempat yang bergotong royong membantu proses pembangunan.
Dedi Cahyadi menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proyek ini, yang menambah semangat personel di lapangan. Sinergi TNI dan warga mencerminkan kebersamaan yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. “Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membuka akses penghubung antarwilayah yang selama ini cukup sulit dilalui. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target yang telah ditentukan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 220 meter dengan lebar 1,2 meter. Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat kedua desa dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, serta kegiatan sehari-hari. Kehadiran jembatan juga diyakini mampu memperpendek waktu tempuh masyarakat yang selama ini harus melewati jalur memutar atau menghadapi risiko saat menyeberangi sungai.
Salah seorang warga, Muhib, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan gantung tersebut. Menurutnya, selama ini masyarakat mengalami kesulitan menyeberang, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras. “Kami sangat senang dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun jembatan ini. Kalau nanti sudah selesai, masyarakat tentu akan lebih mudah menuju kebun, membawa hasil panen, dan anak-anak juga akan lebih aman saat beraktivitas,” ungkapnya.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di wilayah pedalaman Aceh Tenggara.





















