Headline.co.id, Banyuwangi ~ Kabupaten Banyuwangi menerima penghargaan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang atas kemajuan pesat dalam pengembangan ekosistem halal. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Banyuwangi dalam mendukung industri dan ekosistem halal di Indonesia.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya Banyuwangi dalam menciptakan ekosistem halal yang progresif. “Komitmen Banyuwangi dalam mengupayakan ekosistem halal mendapat apresiasi tinggi dari akademisi Universitas Brawijaya dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Dua hari lalu Banyuwangi diberikan penghargaan terkait dukungan dalam menciptakan ekosistem dan industri halal di Indonesia,” ujar Ipuk di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Kamis (7/5/2026).
Dalam acara tersebut, Banyuwangi meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu dalam kategori inovasi, kolaborasi, pemberdayaan publik untuk pengembangan ekosistem halal, serta penghargaan pengembangan infrastruktur halal. Ipuk menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Banyuwangi untuk terus memperkuat ekosistem halal secara menyeluruh.
“Ini bukan hanya tentang sertifikasi, tetapi bagaimana kami membangun ekosistem yang menyeluruh, mulai dari UMKM, infrastruktur, hingga pariwisata halal yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengembangan industri halal semakin inklusif dan berkelanjutan.
“Harapannya, ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat serta menjadikan Banyuwangi sebagai rujukan pengembangan ekosistem halal di tingkat nasional,” tutup Ipuk.
Sebelumnya, Rektor UB, Widodo, menilai Banyuwangi memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem halal karena didukung oleh kekuatan sektor UMKM dan pariwisata. “Banyuwangi itu komunitasnya banyak. Tidak hanya makanan, tetapi juga pariwisatanya. Karena itu, kami melihat progres Banyuwangi untuk menjadi kabupaten yang benar-benar mengembangkan ekosistem halal sangat bagus,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala BPJPH, Haikal Hasan. Menurutnya, Banyuwangi layak menjadi contoh daerah yang serius mendorong pengembangan industri halal. “Saya pernah ke Banyuwangi, dan perkembangannya sangat baik. UMKM-nya didorong mendapatkan sertifikat halal, rumah potong hewannya juga. Jadi Banyuwangi bisa menjadi percontohan,” ujar Haikal.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah memfasilitasi penerbitan 22.091 sertifikat halal bagi produk UMKM. Selain itu, terdapat delapan rumah potong hewan dan empat rumah potong unggas yang telah tersertifikasi halal.




















