Headline.co.id, Banggai ~ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat gelombang laut tinggi di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami kerusakan ringan, sementara delapan lainnya mengalami kerusakan berat. Kerusakan ini terjadi di beberapa wilayah pesisir, yaitu Desa Kendek di Kecamatan Banggai Utara, serta Desa Lambako dan Pasir Putih di Kecamatan Banggai.
Menurut Abdul Muhari, Tim Reaksi Cepat BPBD setempat telah melakukan penilaian di lokasi. “Banjir rob yang disertai gelombang tinggi juga masih mengancam deretan hunian warga di sepanjang garis pantai,” jelasnya pada Senin (20/4/2026). Kejadian ini berlangsung pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 03.00 WITA, ketika kondisi laut yang sebelumnya tenang tiba-tiba berubah dengan gelombang tinggi yang menghantam permukiman warga saat sebagian besar penghuni masih tertidur.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi BNPB, sebagian besar rumah yang mengalami kerusakan berat adalah bangunan semi permanen dengan dinding papan dan atap dari anyaman daun kelapa atau nipah. Meskipun kondisi terkini dari seluruh keluarga terdampak belum dirinci, BNPB memastikan bahwa para korban telah mendapatkan pendampingan dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banggai Laut.























