Headline.co.id, Pekanbaru ~ Provinsi Riau berhasil menempati posisi kedua dalam indeks kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis oleh GoodStats, Riau memperoleh skor indeks kerukunan sebesar 84,23. Skor ini hanya terpaut sedikit, yaitu 0,02 poin, dari Nusa Tenggara Timur yang berada di posisi pertama dengan nilai 84,25.
Di bawah Riau, Kepulauan Riau menempati posisi ketiga dengan skor 82,21, diikuti oleh Bali dengan 81,77, dan Sulawesi Utara dengan nilai 81,33. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, Bobby Rachmat, mengonfirmasi capaian ini dan menyebutnya sebagai hasil dari kerja sama berbagai pihak.
“Riau berada di peringkat kedua nasional dalam hal kerukunan antarumat beragama. Ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah, Forum Komunikasi Umat Beragama, serta tokoh agama dan masyarakat,” ungkap Bobby di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Kamis (16/4/2026).
Bobby menekankan pentingnya peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga komunikasi dan koordinasi lintas agama, sehingga perbedaan dapat dikelola dengan baik. Ia juga menambahkan bahwa tingginya tingkat kerukunan didukung oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan kehidupan yang damai.
“Masyarakat Riau memiliki komitmen untuk hidup berdampingan secara damai meskipun berasal dari latar belakang yang beragam,” katanya. Bobby menambahkan bahwa keberagaman suku dan agama di Riau justru menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, bukan sumber perpecahan.
Pemerintah daerah bersama FKUB terus mendorong berbagai program dialog lintas agama dan kegiatan sosial sebagai upaya memperkuat toleransi. Selain itu, edukasi terkait moderasi beragama juga terus digalakkan guna mencegah potensi konflik dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Bobby menyatakan optimisme bahwa capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. “Kami akan terus memperkuat peran sebagai penghubung dalam merawat kebhinekaan agar kehidupan masyarakat tetap harmonis,” ujarnya.


















