Pemrov Sumsel Siapkan 900 Ruangan Wisma Atlet Palembang Untuk Tampung ODP COVID-19

  • Whatsapp
Kamar di wisma atlet JSC Palembang akan digunakan untuk ruang karantina Orang Dalam Pemantauan Virus Corona
Kamar di wisma atlet JSC Palembang akan digunakan untuk ruang karantina Orang Dalam Pemantauan Virus Corona. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Headline.co.id (Palembang, Sumatera Selatan) ~ Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menyiapkan sekitar 900 ruangan di wisma atlet Jakabaring Palembang Sumatera Selatan untuk menampung orang dalam pemantauan paparan COVID-19.

baca juga: Solusi Angkutan Barang Massal Masa Depan, KAI Unggul Dibandingkan Truk ODOL

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Minggu  menyampaikan pihaknya telah meninjau tempat tersebut bersama Pangdam, Ketua DPRD Sumsel serta pejabat lainnya untuk memastikan fasilitas yang ada.

Pemerintah Provinsi Sumsel juga telah melakukan mapping kesiapan wisma atlet menjadi ODP Center  beberapa waktu lalu.

Herman Deru mengatakan alasan dipilihnya wisma atlet sebagai pusat ODP karena karena kesiapan mulai dari infrastruktur, jarak tempuh, di mana dapat menampung sekitar 2.000 ODP dengan jumlah kamar ada sekitar 900.

baca juga: Bantuan Medis Dari China Tiba di Indonesia

Satu kamar bervariasi, lanjut Deru, ada 3 sampai 4 kamar tidur, jadi tergantung dokter. Nantinya pasien yang mau ke sini silahkan dan akan disambut tim dokter, mereka di screening mulai dari riwayat perjalanan dan riwayat interaksinya. Nanti ketahuan juga dia menjadi ODP atau pasien dalam pengawasan (PDP).

Mengenai isolasi, semua kepastian akan ditentukan oleh dokter apakah akan menjalani isolasi mandiri di rumah, atau akan melakukan isolasi di ODP Center atau rumah sakit.

baca juga: Puisi Jusuf Kalla dan Pesan Mendalamnya Ditengah Pandemik Corona untuk Seluruh Rakyat Indonesia

“Kalau dokter mendapati pasien ternyata PDP maka rumah sakit rujukan yang akan menampung,” ungkap Deru.

“Walaupun pusat ODP mungkin bisa juga menjadi ruang rawat PDP dan itu memang butuh peralatan kesehatan seperti di RS,” imbuhnya.

baca juga: Terkait Jamaah Masjid Jami Jakbar, Jubir Covid-19: Minta Pemprov Terus Lakukan Pemantauan

“Yang jelas masyarakat sekitar tidak perlu khawatir karena itu hanya pusat ODP serta prosedurnya standar kesehatan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *