Kenali Gejala Kanker Paru serta Cara Pencegahannya

  • Whatsapp
Kanker Paru-Paru menjadi salah satu sebab kematian terbanyak di Dunia
Kanker Paru-Paru menjadi salah satu sebab kematian terbanyak di Dunia. (Monstar Studio/Shutterstock)

 

HeadLine.co.id, (Kesehatan) – Kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat saat ini. Penyakit ini juga menjadi penyebab kematian kedua terbanyak di seluruh dunia.

Bacaan Lainnya

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan pada tahun 2018, sebanyak 9,6 juta orang meninggal dunia karena mengidap penyakit ini. Di Indonesia sendiri penderita kanker paru sudah meningkat 10 kali lipat dibanding tahun 2010. Tercatat sebanyak 2,09 juta jiwa meninggal karena mengidap penyakit ini.

dr. Elisna Syahruddin, Ph.D., Sp.P(K) yang merupakan Pulmonologis di Rs. Persahabatan menjelaskan bahwa pemicu munculnya kanker paru tidak hanya karena merokok. Faktor lain yang turut menyebabkan munculnya penyakit ini adalah polusi jangka panjang, paparan bahan kimia hingga faktor genetik.

Baca Juga: Kurang Tidur Tingkatkan Resiko Diabetes

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kebanyakan penderita kanker paru tidak dapat merasakan gejala awal penyakit tersebut. Setelah berada di stadium lanjut baru mereka menyadarinya. Hal ini dikarenakan kanker paru adalah penyakit yang sulit untuk dideteksi. Kanker paru berbeda dengan kanker lainnya seperti kanker kulit yang mudah terlihat.

Berikut beberapa gejala awal kanker paru menurut dr. Elisna Syahruddin, Ph.D., Sp.P(K).
– Batuk dalam jangka waktu lama
– Batuk berdarah
– Sesak napas saat melakukan aktivitas normal
– Nyeri pada dada.

“Bila kanker telah menyebar ke organ tubuh lainnya maka akan muncul gejala lain seperti kehilangan berat badan, nyeri pada tulang, sakit kepala yang tak kunjung hilang dan kelumpuhan,” tambahnya.

Baca Juga: Denda Rp 750 Ribu Bagi Pengendara yang Nekat Merokok Saat Berkendara

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa cara untuk mencegah kanker paru seperti memastikan kita untuk tidak merokok, bila terlanjut menjadi perokok maka berhentilah mulai saat ini. Hindari juga asap rokok dimanapun kita berada.

Bila mengalami gejala seperti penjelasan diatas maka masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri. Bila penyakit tersebut diketahui sejak awal maka pengobatannya akan lebih mudah dilakukan mengingat saat ini ada beragam pengobatan yang bisa dilakukan seperti pengangkatan kanker, kemoterapi, radioterapi, dan imunoterapi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *