45 tahun Tertidur, PT KAI (Persero) Berhasil Merestorasi Lokomotif Uap D1410

  • Whatsapp
Kepala Stasiun Lempuyangan melepas jalannya Lokomotif Uap D1410 menuju Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah. (Foto: Tomo)
Kepala Stasiun Lempuyangan melepas jalannya Lokomotif Uap D1410 menuju Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah. (Foto: Tomo)

HeadLine.co.id. (Yogyakarta) – Balai Yasa Yogyakarta telah berhasil merestorasi Lokomotif Uap D1410 buatan tahun 1921, hari ini Kamis (6/2/2020) Lokomotif tersebut akan melintasi kembali rel Lempuyangan-Purwosari.

Lokomotif Uap yang terakhir beroperasi 1975 tersebut rencananya akan menarik kereta wisata Jaladara.

Bacaan Lainnya

Akhirnya setelah melewati fase restorasi lebih dari 7 bulan, Lokomotif D1410 bisa kembali beroperasi membelah kota Yogyakarta-Solo dengan suara khas kereta uap.

Suharyanto Kepala Restorasi Lokomotif Uap D1410 sedang melakukan pengecekan terakhir sebelum keberangkatannya menuju Stasiun Purwosari.
Suharyanto Kepala Restorasi Lokomotif Uap D1410 sedang melakukan pengecekan terakhir sebelum keberangkatannya menuju Stasiun Purwosari. (Foto: Tomo)

“Cukup butuh tenaga dan pikiran untuk memulihkan kembali loko uap D1410 ini dan akhirnya berhasil. Semoga bisa membawa manfaat, kami sangat bersyukur menjadi bagian dari hidupnya kembali loko uap ini,” ungkap Suharyanto koordinator restorasi Lokomotif D1410.

Perjalanan menuju Stasiun Purwosari diperkirakan selama 3 jam. Bahan bakar Lokomotif D1410 ini sendiri menggunakan kayu jati. “sekitar 10 kubik kayu jati yang digunakan” ujar Suharyanto.

Baca Juga: Apa itu Grondkaart? Ini Penjelasan dan Legalitasnya Dimata Hukum

Suharyanto mengharapkan tidak ada lagi kendala pada Lokomotifnya agar bisa segera beroperasi membantu kereta wisata di Solo. “Semua sudah dicek, sudah oke semua. Semoga semua berjalan sesuai harapan kita. Tapi jelas semua ini tak akan terwujud tanpa campur tangan Tuhan. Semoga lancar nanti jam 12.00 siang sudah tiba di Purwosari,” ungkapnya.

Eko Purwanto EVP Daop 6 Yogyakarta memimpin langsung jalannya Lokomotif Uap D1410 dari Stasiun Lempuyangan menuju Stasiun Purwosari.
Eko Purwanto EVP Daop 6 Yogyakarta memimpin langsung jalannya Lokomotif Uap D1410 dari Stasiun Lempuyangan menuju Stasiun Purwosari. (Foto: Tomo)

Ada yang menarik dari pemberangkatan Lokomotif uap D1410, Executive Vice President (EVP) Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Purwanto memimpin langsung jalannya Lokomoktif tersebut. Eko Purwanto sangat antusias menyambut perjalanan perdana kembalinya Lokomotif Uap D1410 yang sudah 45 tahun tidur.

Baca Juga: Sering Diingkari Sebagai Alas Hak, Berikut Penjelasan Ahli Sejarah Tentang Grondkaart

“keren sekali ini, panas tapi sangat bersejarah, bisa kena cipratan airnya dari uap juga. Mudah-mudahan lancar dan nanti bisa bertugas dengan baik di Solo untuk menarik kereta Jaladara,” tandas Eko. Lokomotif Uap D1410 ini terakhir melintas pada tahun 1975 lalu melintasi rute Jakarta-Bogor-Sukabumi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan mandat khusus kepada PT KAI (Persero) untuk menghidupkan kembali Lokomotif Uap D1410 buatan Hanomag Hannover Linden Jerman untuk disandingkan dengan Lokomotif Uap C1218 Jaladara yang lebih awal beroperasi sebagai kereta wisata di tengah Kota Solo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *