Gelar FGD, Polda DIY Cari Solusi Kenakalan Remaja ‘Klitih’

  • Whatsapp
Polda DIY membuka Acara Menolak Kejahatan Jalanan yang Dilakukan Pelajar Dalam Mewujudkan Yogyakarta Sebagai Kota Pendidikan & Kota Budaya
Polda DIY membuka Acara Menolak Kejahatan Jalanan yang Dilakukan Pelajar Dalam Mewujudkan Yogyakarta Sebagai Kota Pendidikan & Kota Budaya

Headline.co.id (Jogja) ~ Polda DIY mengelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Menolak Kejahatan Jalanan yang Dilakukan Pelajar Dalam Mewujudkan Yogyakarta Sebagai Kota Pendidikan & Kota Budaya “, Selasa, 4 Februari 2020 di gedung Anton Sujarwo Polda DIY.

Baca juga : Presiden Dorong Pendekatan Vegetatif dalam Penanganan Bencana Saat Tinjau Longsor

Bacaan Lainnya

Acara FGD dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari DPRD DIY Komisi III, Balai Dikmen Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Perlindungan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DIY, Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi DIY, Kasat Pol PP Provinsi DIY, Camat Wirobrajan Yogyakarta, Camat Depok Sleman, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Sekolah seluruh DIY, Orang Tua Pelaku dan Korban, serta Perwakilan Komunitas di Yogyakarta, serta Pejabat Utama dan seluruh perwakilan Polres dan Polsek seluruh DIY.

FGD ini diisi oleh 4 narasumber yakni, Ketua Departemen Sosiologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta Dr. Arie Sudjito, Kadispora DIY Drs Bambang Wisnu Handoyo, Dr Sari Murti W, S.H, M.Hum dari Lembaga Perlindungan Anak, dan Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas
Akbp Muharomah Fajarini, S.H, S.Ik.

Baca juga : Kapolri Idham Azis Mutasi 8 Kapolda, ini Daftar dan Jabatannya

Dalam sambutannya, Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar menyampaikan kenakalan remaja kini membuat resah masyarakat. Tercatat selama tahun 2019 terjadi 40 kasus, berdasarkan catatan kepolisian ada 57 pelaku berstatus pelajar.

Foto Bersama Kapolda DIY, Narasumber, dan Peserta FGD
Foto Bersama Kapolda DIY, Narasumber, dan Peserta FGD

Selama 2 bulan terakhir Polda DIY sudah melakukan upaya pencegahan preemtif, preventif, dan juga represif. Polda DIY bekerja sama dengan Pemerintah Yogyakarta bekerja sama untuk memproses pidana tanpa ampun untuk semua pelaku.

“Bedasarkan pemetaan, pelaku kenakalan remaja itu berasal dari keluarga broken home yang kurang mendapat perhatian dari keluarga,” ujarnya saat memberikan sambutan di Gedung Serba Guna Polda DIY.

Baca juga : Identitas Berhasil Dikantongi, Polisi Buru Pelaku Penganiayan Brutal di Kulon Progo

Ia juga menambahkan, Polda DIY mendapat dukungan dari ratusan orang dari belasan organisasi massa (ormas) di Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) Yogyakarta untuk menangani kasus masalah klitih.

FGD atasi masalah kenakalan remaja di Jogja
FGD atasi masalah kenakalan remaja di Jogja

Diakhir sambutannya, Kapolda DIY mengajak semua elemen masyarakat untuk turut bekerja sama menjaga keamanan dalam menyelesaikan kenakalan remaja di Yogyakarta.

Tujuan dari acara ini adalah bukan mencari siapa yang salah namun untuk mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan kenakalan remaja di Yogyakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *