Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
DaerahBerita

Perawat di Bantul Ditemukan Meninggal dalam Kamar Mandi Rumah Sakit

4593
×

Perawat di Bantul Ditemukan Meninggal dalam Kamar Mandi Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Kepolisian melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara
Kepolisian melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (Headline.co.id/HO/Polres Bantul)

Headline.co.id, Bantul  – Seorang perawat rumah sakit di Bantul ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Kamar mandi di toilet Rumah Sakit (RS) Elisabet Ganjuran, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul pada Sabtu (6/1/2024). Korban merupakan Yohanes Septian Indra Putra (33) seorang karyawan dari rumah sakit tersebut. 

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa jenazah Yohanes ditemukan oleh perawat lain pada pukul 05.30 WIB). 

Baca juga: Pemerintah Buka Lowongan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024: Kesempatan Emas bagi Generasi Muda

“Berdasarkan keterangan saksi Yohanes sudah tidak dikatahui keberadaannya sejak Jumat (5/1) malam,” kata Jeffry melalui pesan tertulis yang diterima Headline Media pada Sabtu (6/1).

Ia mengungkapkan bahwa peristiwa penemuan jenazah korban terjadi pada pukul 05.30 WIB. Saat itu Ernes Novema Dhamara, 26, perawat di RS Elisabeth, Ganjuran bersama dengan Maryana, 37 perawat lainnya melakukan Riksa Pasian. Saat itu, keduanya tidak melihat korban, dan lalu melakukan pencarian.

“Saat itu didapati di satu kamar mandi terkunci dari dalam dan tidak bisa dibuka. Mereka pun mengajak Supriyanto mendobrak pintu kamar mandi dan didapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergeletak arah kepala di utara,” kata Jefrry, Sabtu (6/1/2024).

Pilihan redaksi:

Usai kejadian tersebut mereka pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bambanglipuro. Mendengar adanya laporan tersebut, petugas dari Polsek Bambanglipuro bergerak cepat dan mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil Pemeriksaan medis dari Dokter Rs. Elisabeth Ganjuran menjelaskan didapatkan jika tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

“Korban meninggal 2 jam yang lalu dan belum bisa dipastikan penyebab meninggalnya. Karena hanya pemeriksaan luar korban, ditemukan bekas spet sontikan 2 (dua ) buah di tkp, Menurut keterangan keluarga korban tidak ada riwayat sakit. Keluarga korban sendiri menerima musibah tersebut,” ucap Jefrry.

Sementara Pihak keluarga korban menyampaikan bahwa Yohanes tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. atas kejadian tersebut keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Terimakasih telah membaca Perawat di Bantul Ditemukan Meninggal dalam Kamar Mandi Rumah Sakit semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.

Baca juga: Kecelakaan KA Turangga: Ketua Komisi V DPR RI Lasarus Minta Evaluasi Menyeluruh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *