Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
HukumDaerah

Bocah SD Alami Pembengkakan Otak Setelah Dipukul Teman Sekelas, Polisi Telusuri Kasus Ini

36579
×

Bocah SD Alami Pembengkakan Otak Setelah Dipukul Teman Sekelas, Polisi Telusuri Kasus Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gambar kekerasan anak
Ilustrasi Gambar

Headline.co.id (Gunungkidul) ~ Sebuah kejadian tragis terjadi di Kabupaten Gunungkidul, di mana seorang bocah sekolah dasar (SD) mengalami pembengkakan otak setelah dipukul temannya di bagian kepala. Kasus ini menggemparkan masyarakat setempat dan mengundang perhatian luas terkait kekerasan di sekolah.

Baca juga: Hiu Tutul Raksasa Terdampar di Pesisir Selatan Kulon Progo

Kejadian ini terjadi pada Jumat, 1 September 2023, ketika korban, yang belum diungkapkan identitasnya, sedang membuka aplikasi YouTube di kelasnya sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Andika Ariya Pratama, korban hanya bermaksud untuk memeriksa jaringan internet. Namun, seorang teman sekelasnya menuduh korban sedang menonton YouTube, yang kemudian memicu insiden tragis ini.

Pelaku, yang juga belum diidentifikasi, dengan tiba-tiba memukul korban di bagian belakang kepala. Korban, dalam keadaan terkejut, hanya bisa diam saat pelaku memukulnya dengan tangan kosong.

Baca juga: Malu Omongan Tetangga, Seorang Ibu di Gunungkidul Tega bunuh Anak Kandungnya Sendiri

Keesokan harinya, pada Sabtu, 2 September 2023, korban mulai merasa pusing dan muntah. Orang tua korban merasa perlu membawanya ke rumah sakit di Gunungkidul pada Minggu, 3 September 2023. Di rumah sakit, korban menjalani perawatan rawat inap.

Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter pada Kamis, 7 September 2023, mengejutkan semua pihak. Andika Ariya Pratama mengungkapkan, “Dari hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan mengalami pembengkakan pada otak dan harus menjalani rawat inap hingga Kamis, 7 September 2023.”

Baca juga: Baznas Kabupaten Rembang Salurkan Bantuan untuk 3.100 Mustahik

Menghadapi kondisi kritis anak mereka, orang tua korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan insiden tersebut kepada polisi. Namun, proses mediasi yang dilakukan oleh pelapor tidak membuahkan hasil positif, karena pihak orang tua pelaku tidak menunjukkan iktikad baik.

Pihak berwajib segera merespons laporan tersebut. Pada Rabu, 8 November 2023, polisi melakukan gelar perkara atas kasus pemukulan tersebut di Mapolres Gunungkidul. Dalam gelar perkara tersebut, polisi mendatangkan tujuh saksi, termasuk saksi korban dan pelaku.

Baca juga: Kepala DKPP Bantul: Harga Cabai Melambung di Bantul Akibat Serangan Hama Bule

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Andika Ariya Pratama, menyatakan, “Hari ini telah dilaksanakan gelar perkara atas kasus pemukulan oleh teman sekelas dan menetapkan pelaku sebagai pelaku anak.”

Selanjutnya, polisi akan berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Anak (Bapas) Wonosari untuk meminta rekomendasi lebih lanjut terkait penanganan kasus ini. Kasus ini akan menjadi sorotan tajam dalam upaya memahami dan mengatasi kasus kekerasan di sekolah serta perlindungan hak anak di Indonesia.

Terimakasih telah membaca Bocah SD Alami Pembengkakan Otak Setelah Dipukul Teman Sekelas, Polisi Telusuri Kasus Ini semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Jawa Timur Raih Prestasi Gemilang Sebagai Juara Umum di STQH Nasional XXVII Jambi 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *