Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
PemerintahBeritaDaerah

Longsor di Bogor Selatan: BNPB Imbau Warga Waspada Hujan saat Musim Transisi

2
×

Longsor di Bogor Selatan: BNPB Imbau Warga Waspada Hujan saat Musim Transisi

Sebarkan artikel ini
Kondisi Longsor di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat
Foto : Kondisi Longsor di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (4/11) (TRC-PB BPBD Kota Bogor)

Headline.co.id (Bogor) ~ Sebuah peristiwa longsor yang disebabkan oleh guyuran hujan ekstrem telah mengguncang wilayah Jalan Raya Tajur, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Sabtu (4/11). Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Baca juga: Prediksi Cuaca Jogja 6 November 2023 Belum Terlihat Tanda-tanda Hujan

Tebing setinggi 25 meter dan lebar 15 meter menjadi saksi bisu peristiwa tragis ini. Hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil menjadi pemicu terjadinya longsor yang menghancurkan sebagian wilayah ini.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Bogor melaporkan bahwa material longsoran menutup sebagian jalan, mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang signifikan. Selain itu, material longsoran juga menimpa sebuah rumah milik warga yang dihuni oleh satu keluarga dengan tiga jiwa. Selain merusak rumah, longsoran juga menutup sebagian saluran induk Cibalok, yang memicu kekhawatiran akan meluapnya sungai tersebut.

Baca juga: Tempat Wisata Blue Lagoon Jogja Alamat Lokasi Harga Tiket Masuk

Berita baiknya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam bencana longsor ini. Tim Tanggap Darurat dan Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor, bersama dengan dinas terkait lainnya, telah segera merespons kejadian ini dengan melakukan asesmen kebencanaan di lokasi.

Namun, karena lokasi yang terdampak adalah jalan Nasional, masih terus dilakukan koordinasi antara Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Pusat untuk penanganan lebih lanjut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut memberikan imbauan kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh warga agar lebih mewaspadai hujan selama fase transisi dari musim kemarau ke musim hujan, terutama di kawasan Jabodetabek. Musim transisi ini, yang biasanya terjadi dari bulan September hingga November, tahun ini mengalami penundaan karena pengaruh El Niño.

Baca juga: PJ Gubernur Jateng Pastikan Kesiapan Stadion Manahan Solo Gelar Piala Dunia U-17

Peristiwa signifikan dalam satu minggu terakhir adalah hujan yang mengguyur hampir seluruh Pulau Jawa dengan intensitas bervariasi, setelah lebih dari 90 hari tanpa hujan yang signifikan.

BNPB juga memberikan sejumlah poin yang perlu diwaspadai selama periode ini:

  1. Kawasan perkotaan: Masyarakat diharapkan untuk memeriksa dan memastikan pemeliharaan drainase primer, sekunder, dan tersier dilakukan secara baik untuk mengantisipasi potensi banjir atau genangan air, baik akibat debit air kiriman maupun hujan ekstrem di tingkat lokal.
  2. Kawasan perbukitan: Di wilayah Jawa bagian tengah hingga selatan, warga diminta untuk memperhatikan retakan-retakan di tanah kering saat kemarau, yang bisa sangat rentan terhadap longsor saat hujan datang.
  3. Kawasan gunung api: Terutama di daerah puncak gunung seperti Semeru dan Merapi, jika terjadi hujan intensitas tinggi, potensi banjir lahar dingin harus diwaspadai.
  4. Pengendara motor: Disarankan untuk selalu menyediakan jas hujan dan tidak berhenti di bawah jembatan ketika hujan turun, karena tindakan ini tidak hanya dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga berpotensi berbahaya bagi keselamatan.

Terimakasih telah membaca Longsor di Bogor Selatan: BNPB Imbau Warga Waspada Hujan saat Musim Transisi semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Suara Kepedulian Internasional: Ibu Negara Iriana Jokowi dan OASE KIM Berdoa untuk Palestina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *