Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Transportasi

PT KAI Alihkan 38 Kereta Api ke Jalur Utara Pasca Kecelakaan KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis

5
×

PT KAI Alihkan 38 Kereta Api ke Jalur Utara Pasca Kecelakaan KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis

Sebarkan artikel ini
kecelakaan kereta api di sentolo kulon progo
kecelakaan kereta api di sentolo kulon progo. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa/pri.)

PT KAI Alihkan 38 Kereta Api ke Jalur Utara Pasca Kecelakaan KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis ~ Headline.co.id (Semarang). Setelah terjadinya kecelakaan tragis antara KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis di Kulon Progo, Yogyakarta, Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) mengambil langkah cepat dengan mengalihkan 38 Kereta Api (KA) ke jalur utara Jawa Tengah Daop 4 Semarang.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa hingga pukul 20.30 WIB, sudah ada 38 KA yang perjalanannya diputar melalui jalur utara sebagai upaya untuk menghindari jalur lintas selatan yang masih belum dapat dilalui akibat proses evakuasi yang masih berlangsung.

Beberapa KA yang dialihkan antara lain adalah KA Taksaka, KA Senja Utama, KA Argo Lawu, dan KA Argo Dwipangga, dengan relasi Solo dan Yogyakarta menuju Jakarta dan Bandung. Franoto menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak keterlambatan yang mungkin terjadi akibat kecelakaan tersebut.

Dalam siaran pers di Semarang pada Selasa malam (17/10), Franoto menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak peristiwa nahas ini. Ia juga menjelaskan bahwa evakuasi masih berlangsung dengan intensitas penuh guna segera memulihkan jalur lintas selatan yang saat ini masih tidak dapat dilalui.

Kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan antara Stasiun Sentolo dan Wates di Kulon Progo, Yogyakarta. KA Argo Semeru dilaporkan mengalami anjlok, dan dalam waktu singkat, KA Argo Wilis melintas dan menempel pada KA Argo Semeru yang mengalami anjlok. Insiden ini telah menyebabkan gangguan besar dalam operasional PT KAI, namun upaya pemulihan dan evakuasi terus dilakukan untuk mengembalikan normalitas dalam pelayanan kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *