Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerahHukum

Kronologi Penjual Warmindo Vs Martabak Di Bantul, Kena Serangan Celurit Bersimbah Darah

10841
×

Kronologi Penjual Warmindo Vs Martabak Di Bantul, Kena Serangan Celurit Bersimbah Darah

Sebarkan artikel ini
Penjual Martabak di tangkap Polisi Usai Membacok Pedagang Warmindo
Penjual martabak, TDS (kiri) ditangkap polisi usai membacok pedagang warmindo, Senin (28/8/2023). Foto: Dok Polres Bantul

Kronologi Penjual Warmindo Vs Martabak Di Bantul, Kena Serangan Celurit Bersimbah Darah ~ Headline.co.id (Bantul, Yogyakarta). Sebuah video yang menampilkan seorang pria duduk lemas dengan tubuh bersimbah darah di kawasan Jalan Bugisan, Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, telah beredar luas melalui media sosial. Ternyata, kejadian ini merupakan hasil dari penganiayaan yang dilakukan dengan menggunakan sebilah celurit.

Baca juga: Tembus Rp325 Juta, Festival UMKM Sembada Diharapkan Bisa memantik Potensi Lokal

Kepolisian mengungkapkan bahwa peristiwa ini melibatkan dua individu, yakni seorang penjual martabak dan seorang penjual warmindo.

Korban dalam insiden ini adalah seorang pria berinisial ED (51), yang merupakan penjual warmindo asal Kuningan, Jawa Barat. Pelaku adalah seorang pria berinisial TDS (24), yang merupakan penjual martabak dan berasal dari Kaliangkrik, Magelang.

Keterangan dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry, menjelaskan bahwa kejadian ini berawal ketika ED sedang melintas di depan gerobak milik TDS yang terparkir di tepi Jalan Bugisan pada pukul 17.00 WIB. Pada saat itu, ED secara kebetulan melihat ke arah TDS.

Baca juga: Dilaporkan Ke Polisi, Ini Alasan Oklin Fia Bikin Video Sensual Jilat Es Krim

“Dalam kejadian tersebut, pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan celurit. Jadi, pelaku adalah penjual martabak dan korban adalah penjual warmindo,” jelas Jeffry kepada para wartawan pada Senin malam (28/8/2023).

Serangan dengan menggunakan celurit oleh pelaku mengakibatkan lengan tangan kiri dan kanan bagian atas korban mengalami luka yang serius. Selain itu, beberapa bagian tubuh korban juga mengalami luka akibat bacokan dari senjata tersebut.

Setelah penganiayaan, korban terdampar di tepi Jalan Bugisan dalam kondisi yang memprihatinkan dengan tubuh yang penuh dengan darah. Sementara itu, warga sekitar berhasil mengamankan pelaku dan melaporkannya kepada Polsek Kasihan.

Baca juga: Dalam Sepekan, Merapi Semburkan Lava Sebanyak 144 Kali Hingga 1,8 KM

“Kami berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa sebilah celurit. Sedangkan korban telah dilarikan ke Rumah Sakit PKU Jogja untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

Menanggapi motif di balik peristiwa ini, Jeffry menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan. Meskipun demikian, diduga kuat bahwa pelaku merasa sakit hati terhadap korban, ED, ketika korban melintas di depan gerobak pelaku.

Baca juga: Cari Sarapan Pagi di Jogja? Ini Rekomendasi Makanan Enak yang Wajib Kamu Coba

“Kami masih mendalami motifnya, namun dugaan sementara adalah karena adanya perasaan sakit hati,” tutupnya.

Terimakasih telah membaca Kronologi Penjual Warmindo Vs Martabak Di Bantul, Kena Serangan Celurit Bersimbah Darah jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Krisis Air Bersih, Ketua RT di Bangunjiwo Bantul ini ceritakan Kesulitan Warganya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilustrasi Permasalahan Sampah di Jogja
Daerah

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Permasalahan sampah di Kota Yogyakarta semakin memprihatinkan, mendorong berbagai pihak, termasuk Komisi C DPRD Kota Jogja, untuk mencari solusi bersama. Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja, Ririk…