Headline.co.id ~ Persebaya U-16 terhindar dari kekalahan setelah bermain imbang 3-3 melawan Bali United U-16 pada matchday 10 Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan A Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (8/11), itu diwarnai kartu merah Aqila Rifky pada menit ke-48. Meski bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua, Persebaya U-16 mampu menyamakan skor melalui sepakan Kenzo Jati pada menit ke-90+1. Hasil tersebut memastikan Green Force Muda membawa pulang satu poin setelah sempat unggul dua gol dan kemudian tertinggal.
Persebaya U-16 tampil efektif pada awal laga. Tim asuhan Khabib Syukron langsung membangun keunggulan melalui Bastian Bayhagi pada menit ke-10. Delapan menit berselang, Arief Richardo mencetak gol kedua yang membuat Persebaya berada dalam posisi unggul 2-0.
Keunggulan itu menjadi modal penting bagi Persebaya untuk mengendalikan pertandingan. Namun, situasi berubah drastis setelah Aqila Rifky menerima kartu merah langsung pada menit ke-48. Persebaya pun harus melanjutkan laga dengan 10 pemain ketika pertandingan memasuki awal babak kedua.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persebaya U-16 Kehilangan Keunggulan
Bali United U-16 memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan Persebaya. Serangan yang lebih intens membuat lini belakang Green Force Muda berada dalam tekanan sepanjang babak kedua.
Tekanan tersebut berujung pada tiga gol Bali United. Gawang Persebaya yang dikawal Andaru Firdausa akhirnya kebobolan tiga kali sehingga lawan mampu membalikkan keadaan. Keunggulan yang semula berada di tangan Persebaya berubah menjadi situasi sulit karena mereka harus mengejar skor dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Persebaya juga harus bekerja lebih keras untuk menutup ruang di area pertahanan. Kondisi itu membuat peluang Green Force Muda untuk mempertahankan keunggulan atau meraih kemenangan semakin berat.
Namun, Persebaya tidak berhenti berusaha. Pada masa akhir pertandingan, ketika kemenangan Bali United tampak semakin dekat, Kenzo Jati mencetak gol penyeimbang. Sepakan kerasnya pada menit ke-90+1 mengubah skor menjadi 3-3.
Gol tersebut sekaligus menyelamatkan Persebaya U-16 dari kekalahan. Hasil imbang itu menjadi buah dari perjuangan para pemain yang tetap bertahan dan mencari peluang meski harus bermain dengan 10 orang selama hampir satu babak penuh.
Pelatih Soroti Pertahanan Persebaya U-16
Pelatih Persebaya U-16, Khabib Syukron, menilai masih ada sejumlah hal yang harus dibenahi, terutama di sektor pertahanan. Menurut dia, koordinasi antarpemain belakang belum berjalan sesuai harapan sehingga Bali United memperoleh ruang untuk menciptakan peluang.
“Kami masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama di lini pertahanan. Ada beberapa situasi yang seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik, tetapi kami justru memberikan ruang kepada lawan. Ini menjadi hal yang harus segera kami benahi,” ujar Coach Khabib.
Khabib juga menyoroti konsentrasi pemain ketika menghadapi tekanan. Ia menilai kehilangan fokus dapat memberikan dampak besar terhadap permainan tim, terutama saat lawan meningkatkan intensitas serangan.
“Anak-anak harus lebih fokus sepanjang pertandingan. Ketika kehilangan konsentrasi, dampaknya bisa sangat besar bagi tim. Kami perlu memperbaiki komunikasi, menjaga posisi, dan lebih disiplin dalam mengantisipasi serangan lawan,” imbuhnya.
Menurut Khabib, komunikasi dan koordinasi perlu ditingkatkan agar kesalahan yang sama tidak kembali terjadi. Para pemain juga diminta menjaga posisi serta lebih disiplin ketika mengantisipasi serangan lawan.
Perjuangan dengan 10 Pemain Berbuah Satu Poin
Khabib tetap mengapresiasi perjuangan tim meski kecewa dengan sejumlah aspek permainan. Ia menyadari pertandingan menjadi semakin sulit setelah Persebaya kehilangan satu pemain pada awal babak kedua.
“Situasi pertandingan memang tidak mudah setelah kami kehilangan satu pemain. Anak-anak harus bekerja lebih keras untuk menutup ruang dan menjaga keseimbangan tim. Saya tetap bersyukur mereka tidak menyerah sampai akhir dan bisa mendapatkan satu poin,” tandasnya.
Gol Kenzo Jati pada menit ke-90+1 membuat Persebaya menutup pertandingan dengan skor 3-3. Satu poin tersebut diraih setelah tim sempat unggul 2-0, kehilangan satu pemain, tertinggal 2-3, lalu menyamakan kedudukan pada penghujung laga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















