by

Daop 6 Yogyakarta Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Angkutan Lebaran 2019

HeadLine.co.id, (Yogyakarta) – Seuntai doa untuk keselamatan angkutan Lebaran tahun 2019 dipanjatkan oleh segenap jajaran pegawai PT KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta di ruang Pusdalop Stasiun Yogyakarta, Sabtu (25/9). Kegiatan ini menjadi rutinitas yang dilakukan menjelang angkutan Lebaran setiap tahunnya.

Angkutan Lebaran sedianya akan dimulai secara serentak oleh PT KAI (Persero) pada tanggal 26 Mei 2019 hingga 16 Juni 2019 atau selama 22 hari. Perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk senantiasa berpartisipasi dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Salah satunya dengan mematuhi peraturan yang berlaku bagi pengendara di perlintasan sebidang kereta api.

Sebanyak 236 dari 414 pintu perlintasan kereta api di wilayah PT KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta terdata tidak dijaga atau tidak berpalang otomatis. Kondisi ini mewajibkan kepada seluruh pelintas lebih berhati-hati.

Sambutan Eko Purwanto EVP Daop 6 Yogyakarta dalam Persiapan Angkutan Lebaran 2019. (Foto: TomoSu)

Executive Vice President (EVP) Daop 6 Yogyakarta Eko Purwanto menyampaikan arahannnya bahwa setiap tahun situasi angkutan Lebaran berbeda, meskipun secara operasional hampir sama. Angkutan Lebaran tahun 2019 harus berhasil kita sukseskan. Penyelenggaraan jasa angkutan publik pada saat Angkutan Lebaran harus berhasil. Ada beberapa titik kerawanan yang perlu diperhatikan. Perlunya dilakukan pengecekan dan pemastian kondisi teknis kereta api sebagai bentuk resiko gangguan internal. Potensi gangguan eksternal harus mampu diantisipasi sejak awal. Tolak ukurnya adalah “zero komplain” atau tidak menjawab komplain. Tidak menjawab komplain berarti tidak ada komplain.

EVP juga menyampaikan rencana pengambangan dan peningkatan fasilitas-fasilitas di stasiun. Contohnya adalah perluasan ruang tunggu di stasiun Lempuyangan. Target kedepan pada saat angkutan Nataru sudah selesai. Selain itu juga disampaikan rencana akan ditampilkan kembali tari tradisional pada daat weekend di Stasiun Yogyakarta sebagai upaya melestarikan identitas budaya lokal.

Selesai mendengar arahan dari EVP selanjutnya dilaksanakan tausiyah dan doa bersama. EVP berkesempatan melakukan pemotongan tumpeng secara simbolis untuk diserahkan kepada para Kapusdalop, Kepala Stasiun Yogyakarta dan Kepala Stasiun Lempuyangan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed