Headline.co.id, Palu ~ Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengamankan sedikitnya 40 orang dalam rangkaian operasi pemberantasan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu selama tiga pekan terakhir. Penindakan tersebut dilakukan sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan berlangsung di sejumlah lokasi di Sulawesi Tengah. Dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) pada Kamis, 22 Oktober 2026, petugas menggerebek kawasan Kayumalue dan Tatanga, Kota Palu. Operasi yang dikoordinasikan Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan itu dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Kombes Pol Pribadi Sembiring dengan melibatkan ratusan personel gabungan kepolisian dan BNN Provinsi Sulawesi Tengah.
Operasi Narkotika Polda Sulteng Sasar Kayumalue dan Tatanga
Dalam penggerebekan di Kayumalue dan Tatanga, lebih dari 10 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba berhasil diamankan. Dari rangkaian kegiatan tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap 21 orang yang ditangkap.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 15 orang positif mengonsumsi narkoba. Rinciannya, lima orang dinyatakan positif narkoba dalam pemeriksaan yang dilakukan di Kayumalue dan 10 orang lainnya di Tatanga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Dengan demikian, dari total 21 orang yang diamankan dalam Operasi Sarang Narkoba tersebut, sebanyak 15 orang positif narkoba,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin.
Angka 21 orang tersebut merupakan bagian dari penindakan dalam OSN yang digelar pada 22 Oktober 2026. Sementara itu, total orang yang telah diamankan Polda Sulteng dalam rangkaian operasi pemberantasan narkotika selama tiga pekan terakhir mencapai sedikitnya 40 orang.
Petugas Hancurkan Lapak dan Sita Dua Paket Sabu
Selain mengamankan orang-orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika, petugas juga melakukan tindakan terhadap lokasi yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba.
Di Kayumalue, sejumlah lapak yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba dihancurkan. Sementara di Tatanga, petugas menyita dua paket sabu.
Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan melalui Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Pelaksanaannya melibatkan ratusan personel gabungan dari kepolisian dan BNN Provinsi Sulawesi Tengah.
Petugas Mendapat Perlawanan Saat Penggerebekan
Proses penggerebekan di dua kawasan tersebut tidak berlangsung tanpa hambatan. Kombes Pol Pribadi Sembiring menyebut petugas mendapat perlawanan serius dari masyarakat, khususnya di Tatanga.
Dalam peristiwa itu, warga melempari kendaraan petugas dengan batu dan menyalakan petasan. Meski demikian, kepolisian menyatakan akan melanjutkan penindakan di kawasan yang menjadi sasaran operasi.
“Kami berkomitmen akan terus melakukan penindakan sampai daerah Kayumalue dan Tatanga benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Pribadi Sembiring.
Operasi pemberantasan narkotika tersebut berada di bawah koordinasi Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan dan dipimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng. Penindakan dilakukan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Kayumalue dan Tatanga, Kota Palu.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















