Headline.co.id, Kotawaringin Timur ~ Polisi bersama tim gabungan menyelamatkan induk dan anak orang utan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (23/10/2026) dini hari. Induk orang utan bernama Gadis ditemukan mengalami luka jeratan pada kedua pergelangan tangannya, sedangkan anaknya, Garis, dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Penyelamatan orang utan itu dilakukan oleh personel Baharkam Polri dan Polda Kalimantan Tengah bersama BKSDA Kalimantan Tengah, komunitas PPS, Animal Rescue Sampit, serta Yayasan Orangutan Foundation International (OFI). Operasi tersebut dipimpin Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Tory Kristianto.
Gadis merupakan orang utan betina dengan berat sekitar 30,5 kilogram dan perkiraan usia 25 tahun. Sementara itu, Garis diperkirakan berusia sembilan bulan. Kondisi keduanya menjadi perhatian tim gabungan karena Gadis mengalami luka jeratan, sedangkan Garis perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi kesehatannya setelah terdampak karhutla.
Penanganan Luka dan Pemeriksaan Kesehatan
Setelah ditemukan, tim medis BKSDA Kalimantan Tengah memberikan penanganan awal terhadap luka jeratan pada kedua pergelangan tangan Gadis. Penanganan itu dilakukan sebagai bagian dari proses evakuasi dan pemulihan induk orang utan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Garis menjalani observasi serta pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan tersebut juga dilakukan untuk mengevaluasi kemungkinan dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan terhadap kondisi anak orang utan itu.
Penyelamatan orang utan dilakukan melalui kerja sama sejumlah unsur. Selain polisi, operasi tersebut melibatkan BKSDA Kalimantan Tengah, komunitas PPS, Animal Rescue Sampit, dan OFI. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan dalam proses evakuasi, pemeriksaan, serta penanganan satwa liar yang membutuhkan pertolongan.
Diserahkan untuk Rehabilitasi
Setelah proses evakuasi, penanganan lanjutan terhadap Gadis dan Garis diserahkan kepada BKSDA Kalimantan Tengah. Keduanya akan menjalani proses rehabilitasi dan pemulihan sebelum dititipkan kepada Yayasan OFI.
Penanganan tersebut dilakukan agar induk dan anak orang utan memperoleh perawatan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing. Gadis memerlukan perawatan atas luka jeratan di pergelangan tangannya, sementara Garis harus menjalani observasi dan pemeriksaan laboratorium.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyelamatan itu merupakan bagian dari upaya bersama untuk melindungi satwa liar yang menghadapi ancaman di habitatnya.
“Penyelamatan ini menunjukkan pentingnya respons cepat dan sinergi lintas instansi dalam melindungi satwa liar. Kepolisian berkomitmen mendukung upaya penyelamatan dan pemulihan satwa sekaligus mendorong pencegahan untuk meminimalkan dampak karhutla terhadap ekosistem satwa liar dan habitatnya,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Kerja Sama Perlindungan Satwa Liar
Menurut Trunoyudo, penanganan satwa liar yang terdampak bencana lingkungan membutuhkan kerja sama aparat, petugas konservasi, lembaga rehabilitasi, dan masyarakat. Penyelamatan menjadi tahap awal, sedangkan pemulihan satwa dan perlindungan habitat juga diperlukan untuk meminimalkan dampak terhadap keberlangsungan hidup satwa dilindungi.
Pendekatan tersebut sejalan dengan green policing, yakni dukungan kepolisian terhadap perlindungan lingkungan melalui pencegahan, penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan, serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kepolisian bersama instansi terkait terus mendorong penguatan perlindungan lingkungan dan satwa liar. Upaya itu dilakukan, lain, melalui kesiapsiagaan penyelamatan serta penanganan satwa yang membutuhkan pertolongan akibat ancaman di habitatnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















