Headline.co.id, Lumajang ~ Headline.co.id, Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan perbaikan jalan rusak secara bertahap dengan menetapkan prioritas berdasarkan tingkat kerusakan, kebutuhan masyarakat, dan peran infrastruktur. Kebijakan tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam rapat paripurna di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Senin (19/10/2026). Penentuan prioritas akan dilakukan melalui inventarisasi jalan, jembatan, drainase, dan jaringan irigasi yang membutuhkan penanganan untuk mendukung mobilitas warga, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi.
Dalam rapat itu, Indah memberikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Ia mengatakan penanganan infrastruktur akan mencakup wilayah perkotaan, kecamatan, hingga desa.
Perbaikan Jalan Rusak Lumajang Berbasis Inventarisasi
Menurut Indah, pemerintah daerah akan terlebih dahulu menyusun data mengenai kondisi berbagai infrastruktur yang memerlukan perbaikan. Data itu akan digunakan untuk memetakan kebutuhan penanganan secara lebih terarah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Data dan informasi mengenai jalan, jembatan, drainase dan irigasi yang perlu diperbaiki akan diinventarisasi dan dimasukkan dalam basis data oleh Dinas PUTR untuk selanjutnya ditindaklanjuti secara bertahap,” ujar Indah.
Inventarisasi tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan urutan penanganan. Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menggunakan hasil pendataan sebagai salah satu dasar untuk menyusun prioritas perbaikan sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan pelayanan masyarakat di setiap wilayah.
Dengan cara itu, perbaikan infrastruktur tidak hanya diarahkan pada satu kawasan, tetapi disesuaikan dengan kondisi dan fungsi masing-masing infrastruktur. Pemkab Lumajang berharap penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Jalur Antardesa hingga Akses Sentra Pertanian
Indah menjelaskan, perhatian pemerintah daerah tidak hanya tertuju pada jalan di pusat kota. Jalur penghubung antardesa, akses menuju sentra pertanian, serta jalan yang mendukung pelayanan pendidikan dan kesehatan juga termasuk dalam pertimbangan penanganan.
Jalan yang berfungsi sebagai jalur distribusi hasil pertanian dan produksi masyarakat turut menjadi perhatian. Infrastruktur tersebut dinilai berkaitan dengan kelancaran aktivitas ekonomi daerah sehingga kebutuhan perbaikannya akan ikut dipertimbangkan dalam penyusunan prioritas.
Pendekatan itu membuat penanganan jalan rusak dikaitkan dengan kebutuhan pelayanan dan aktivitas masyarakat di tiap wilayah. Selain melihat tingkat kerusakan, pemerintah juga memperhatikan peran infrastruktur dalam menghubungkan kawasan, mendukung pelayanan dasar, dan menunjang kegiatan ekonomi.
Pemkab Lumajang Perkuat Koordinasi Lintas Pemerintahan
Pemerintah Kabupaten Lumajang juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Koordinasi tersebut diperlukan untuk menangani infrastruktur yang membutuhkan dukungan lintas pemerintahan sesuai kewenangan masing-masing.
Selain inventarisasi teknis, masukan dari fraksi-fraksi DPRD disebut menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi persoalan infrastruktur dan kebutuhan pembangunan daerah. Masukan itu menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam melihat persoalan yang perlu ditindaklanjuti.
Penanganan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap setelah kebutuhan dan kondisi masing-masing fasilitas terdata. Melalui proses tersebut, Pemkab Lumajang menargetkan perbaikan infrastruktur dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mendukung kelancaran pelayanan publik dan aktivitas ekonomi daerah.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ad/An-m)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















