Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i menyambut positif rencana tabligh akbar dan doa bersama di Palu pada 8 November 2026. Agenda yang disampaikan Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman itu merupakan perubahan dari rencana awal berupa festival UMKM dan kebudayaan daerah. Perubahan format dilakukan di tengah situasi kebencanaan untuk menghadirkan ikhtiar spiritual bagi keselamatan masyarakat. Wamenag mendorong koordinasi Kementerian Agama dan MPR agar rencana kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti bersama.
Gagasan itu dibahas dalam audiensi Akbar Supratman dengan Wamenag di Jakarta, Rabu (14/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Akbar menyampaikan rencana penyelenggaraan tabligh akbar dan doa bersama yang akan melibatkan tokoh nasional serta ulama daerah.
Menanggapi rencana itu, Wamenag menyatakan kegiatan tersebut memungkinkan untuk disinergikan oleh kedua lembaga. “Justru dikolaborasikan aja,” ujar Wamenag.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam audiensi itu, Wamenag didampingi Staf Khusus Menteri Agama Nona Gayatri Nasution dan Tenaga Ahli Menteri Agama Junisab Akbar.
Festival UMKM dan budaya diubah menjadi doa bersama
Akbar menjelaskan, kegiatan tahunan tersebut telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan. Pada awalnya, agenda itu dirancang sebagai festival yang mengangkat potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kebudayaan daerah.
Namun, situasi kebencanaan mendorong penyelenggara mengubah bentuk kegiatan. Agenda yang semula mengedepankan festival UMKM dan budaya itu kemudian diarahkan menjadi tabligh akbar dan doa bersama.
“Kita buat menjadi doa bersama,” ujar Akbar.
Perubahan tersebut menjadikan doa bersama sebagai bagian utama kegiatan yang direncanakan berlangsung di Palu. Akbar berharap agenda itu dapat menjadi ruang untuk memohon keselamatan bagi masyarakat sekaligus mendoakan agar pemerintah mampu menjalankan amanah di tengah berbagai tantangan bangsa.
Dengan format baru itu, kegiatan tidak hanya diarahkan sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan dan ikhtiar batin masyarakat dalam menghadapi berbagai musibah.
Libatkan tokoh nasional dan ulama daerah
Akbar berharap tokoh nasional dan ulama setempat dapat hadir dalam tabligh akbar dan doa bersama tersebut. Keterlibatan ulama daerah dinilai penting agar agenda keagamaan itu dekat dengan masyarakat di Palu.
Rencana pelibatan tokoh nasional dan pemuka agama setempat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan yang akan digelar pada 8 November 2026. Namun, kepastian kehadiran para tokoh tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Dalam pertemuan itu, Akbar menyampaikan perubahan konsep kegiatan dari festival menjadi doa bersama sebagai respons terhadap situasi kebencanaan. Agenda tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Wamenag minta koordinasi dengan Kemenag Sulawesi Tengah
Merespons rencana tersebut, Wamenag menekankan pentingnya koordinasi dengan jajaran Kementerian Agama di daerah. Ia merekomendasikan agar pihak terkait berkonsolidasi dengan Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah.
Koordinasi itu diperlukan agar pembahasan di tingkat pusat dapat diteruskan kepada jajaran dan pihak terkait di daerah. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut peluang kolaborasi Kementerian Agama dan MPR dalam penyelenggaraan doa bersama di Palu.
Meski Wamenag menyambut positif rencana tersebut, bentuk dukungan kelembagaan dari masing-masing pihak masih perlu ditindaklanjuti. Kepastian mengenai keterlibatan lembaga serta kehadiran tokoh nasional dan ulama daerah juga belum dikonfirmasi.
Peluang sinergi Kementerian Agama dan MPR masih terbuka melalui koordinasi antarlembaga serta komunikasi dengan jajaran Kementerian Agama di Sulawesi Tengah. Rencana doa bersama itu sekaligus menunjukkan penyesuaian agenda kegiatan tahunan dengan kondisi kebencanaan yang dihadapi masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















