Headline.co.id ~ Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto membuka dialog dengan wartawan untuk menyerap aspirasi, saran, dan masukan terkait pelayanan kepolisian serta persoalan keamanan yang menjadi perhatian masyarakat. Pertemuan itu berlangsung dalam kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama wartawan di Lobi Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (10/10/2026). Dadang menjadikan masukan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga mendorong agar setiap laporan yang diterima ditindaklanjuti secara serius.
Dalam dialog tersebut, Kapolda Metro Jaya menegaskan keinginannya untuk mendengar langsung pandangan insan pers. Menurut dia, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, mengangkat persoalan masyarakat, dan menjadi jembatan komunikasi kepolisian dan publik.
Kapolda Metro Jaya Ingin Mendengar Masukan Wartawan
Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan dan sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya. Dalam pertemuan tersebut, Dadang menyampaikan bahwa komunikasi dengan wartawan diperlukan untuk mengetahui persoalan yang berkembang di masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Siang ini saya ingin bertemu dengan rekan-rekan wartawan. Tujuannya sebenarnya satu, saya ingin mendengar,” ujar Dadang.
Ia mengatakan, masukan dari berbagai pihak berperan penting dalam proses pembenahan institusi Polri. Dadang mengakui masih terdapat sejumlah aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan, mulai dari kinerja personel, sistem, hingga manajemen pelayanan.
Karena itu, setiap aspirasi dan laporan yang diterima perlu diidentifikasi serta ditindaklanjuti. Langkah tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Ini sangat berharga buat saya. Dan ini akan saya pikirkan dan tindak lanjuti,” kata Dadang saat menanggapi masukan dari wartawan.
Pengaduan Masyarakat Dibuka melalui WhatsApp
Sebagai bentuk keterbukaan terhadap pengaduan, Kapolda Metro Jaya menyediakan saluran komunikasi bagi masyarakat melalui WhatsApp di nomor 08118129494. Selain itu, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui fungsi pengawasan internal dan Propam.
Berbagai laporan dan masukan tersebut diharapkan membantu kepolisian mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan. Informasi itu juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan profesionalisme personel dan kualitas pelayanan publik.
Penyediaan kanal pengaduan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya untuk memperkuat keterbukaan terhadap kritik dan saran. Masukan dari masyarakat maupun wartawan diharapkan tidak berhenti pada penyampaian laporan, tetapi dapat digunakan untuk memperbaiki aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.
Sejalan dengan Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Dadang menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan insan pers. Menurut dia, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga dapat membantu mengangkat persoalan masyarakat kepada pihak kepolisian.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan keterbukaan, komunikasi, dan respons terhadap kebutuhan warga sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dadang menegaskan bahwa orientasi pelayanan harus ditujukan kepada masyarakat Jakarta. “Jadi kita kerja untuk melayani, melayani Jakarta. Itu harus kita lakukan,” tegas Kapolda.
Melalui dialog bersama wartawan, Polda Metro Jaya diharapkan terus memperkuat keterbukaan terhadap kritik dan saran. Aspirasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan pembenahan untuk mewujudkan pelayanan kepolisian yang lebih responsif bagi masyarakat Jakarta.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















