Headline.co.id, Malang ~ Headline.co.id, Kabupaten Malang (Kemenag) — Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo”, Bululawang, Kabupaten Malang, mulai dipadati santri dari berbagai daerah menjelang pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI. Hingga Rabu (30/9/2026), sebanyak 31 kontingen putra dan putri tingkat provinsi telah menyelesaikan registrasi ulang, selain kontingen tuan rumah. PPSN VI akan dibuka pada 1 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 6 Oktober 2026. Para peserta datang dari berbagai wilayah Indonesia untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan perlombaan yang memadukan kepramukaan, pendidikan, kompetisi, serta kehidupan pesantren.
31 Kontingen PPSN VI Selesaikan Registrasi Ulang
Kontingen yang telah hadir berasal dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, hingga Maluku dan Papua. Kedatangan mereka membuat kawasan Pondok Pesantren Wisata An-Nur II mulai dipenuhi aktivitas persiapan menjelang pembukaan PPSN VI.
Para peserta melakukan registrasi, menata perlengkapan, berkoordinasi dengan pendamping, berlatih, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat pelaksanaan kegiatan. Aktivitas tersebut berlangsung bersamaan dengan persiapan panitia dan kontingen untuk mengikuti agenda PPSN VI.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sejumlah kontingen memilih tiba beberapa hari lebih awal untuk mengantisipasi perjalanan panjang dari daerah asal. Salah satunya kontingen Kalimantan Barat yang berangkat sejak 25 September melalui jalur darat dan laut.
Kontingen Kalimantan Barat Berangkat Sejak 25 September
Pembina Utama Kontingen Kalimantan Barat, Nofriansyah, mengatakan keberangkatan lebih awal dilakukan mengikuti arahan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Keputusan itu juga mempertimbangkan ketersediaan transportasi laut menuju lokasi kegiatan.
“Kapal laut memang tanggal 25 saja yang ada. Yang dekat-dekat H-1, H-2 itu memang enggak ada. Tujuannya pun Semarang, bukan Surabaya, jadi lumayan jauh,” ujar Nofriansyah di Malang, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, perjalanan kontingen Kalimantan Barat tidak hanya menggunakan satu moda transportasi. Rute melalui jalur laut dengan tujuan Semarang juga membuat kontingen perlu memperhitungkan waktu perjalanan sebelum tiba di Kabupaten Malang.
Setelah tiba lebih awal, waktu yang tersedia sebelum pembukaan PPSN VI dimanfaatkan untuk menyelesaikan persiapan dan berlatih menghadapi perlombaan. Kontingen tidak menunggu pelaksanaan kegiatan dimulai untuk mematangkan kesiapan peserta.
“Kita sampai H-3, sementara pelaksanaannya belum dimulai. Untuk sementara waktu, pertama kita gunakan untuk persiapan yang memang belum selesai. Kedua, kita coba latihan lomba-lomba yang akan dilombakan,” kata Nofriansyah.
Santri Mulai Berinteraksi di Lokasi Kegiatan
Aktivitas para kontingen membuat suasana di lingkungan pesantren semakin semarak. Para santri tidak hanya mempersiapkan diri menghadapi kompetisi, tetapi juga mulai berinteraksi dengan peserta dan pendamping dari daerah lain.
PPSN VI menjadi ruang perjumpaan santri dengan latar belakang daerah dan budaya yang beragam. Para peserta datang dengan pengalaman masing-masing, kemudian bertemu dalam satu kegiatan nasional yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo”.
Kedatangan kontingen dari berbagai provinsi tersebut menandai dimulainya suasana PPSN VI di Kabupaten Malang. Registrasi dan persiapan peserta berlangsung menjelang pembukaan kegiatan pada 1 Oktober 2026.
Dalam beberapa hari berikutnya, ribuan santri dari seluruh Indonesia akan mengikuti rangkaian kegiatan dan perlombaan yang telah disiapkan panitia hingga penutupan PPSN VI pada 6 Oktober 2026.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















