Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta (Kemenag) — Dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam 10 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia berdasarkan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2027. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berada di peringkat kedua nasional, sedangkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menempati posisi ketujuh. Capaian tersebut diraih dalam pemeringkatan yang mencakup 2.297 institusi dari 118 negara dan teritori, dengan penilaian terhadap sejumlah aspek kinerja perguruan tinggi.
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tercatat berada pada peringkat 801–1000 dunia, sementara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada pada posisi 1201–1400 dunia. Dalam indikator kualitas riset, kedua kampus tersebut masing-masing memperoleh skor 82,8 dan 60,2.
Masuknya dua PTKIN ke jajaran 10 besar nasional menunjukkan penguatan kualitas dan daya saing perguruan tinggi Islam Indonesia dalam ekosistem pendidikan tinggi global. Posisi UIN Sunan Kalijaga berada di bawah Universitas Indonesia, sedangkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi PTKIN lain yang menempati posisi 10 besar nasional dalam THE WUR 2027.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
UIN Sunan Kalijaga Peringkat Kedua Nasional
Berdasarkan daftar THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menempati peringkat kedua perguruan tinggi di Indonesia. Kampus tersebut berada dalam kelompok peringkat 801–1000 dunia dan mencatat skor kualitas riset 82,8.
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada di peringkat ketujuh nasional. Pada tingkat global, kampus tersebut menempati kelompok peringkat 1201–1400 dunia dengan skor kualitas riset 60,2.
Kedua PTKIN itu menjadi bagian dari 10 perguruan tinggi Indonesia yang tercatat dalam THE WUR 2027. Secara keseluruhan, edisi pemeringkatan tahun ini melibatkan 2.297 institusi yang berasal dari 118 negara dan teritori.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno mengapresiasi capaian UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Menurut dia, pencapaian tersebut memperlihatkan perkembangan kualitas serta daya saing perguruan tinggi Islam Indonesia di tingkat nasional dan global.
“Capaian UIN Sunan Kalijaga dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi bagian dari ikhtiar panjang PTKIN dalam meningkatkan mutu akademik, penelitian, publikasi, dan internasionalisasi. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi PTKIN lainnya untuk terus memperkuat kualitas kelembagaan,” ujar Suyitno, Rabu (30/9/2026).
Pemeringkatan Bukan Tujuan Akhir
Suyitno menegaskan, pemeringkatan internasional tidak seharusnya dipandang sebagai tujuan akhir bagi perguruan tinggi. Menurut dia, pemeringkatan dapat digunakan sebagai salah satu instrumen untuk melihat perkembangan kinerja perguruan tinggi dalam konteks global.
“Yang terpenting adalah bagaimana capaian ini berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan, riset, inovasi, dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat,” lanjutnya.
Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron juga menyebut capaian dua PTKIN tersebut sebagai indikasi menguatnya daya saing perguruan tinggi Islam dalam lanskap pendidikan tinggi nasional dan internasional.
“Masuknya dua PTKIN dalam 10 besar perguruan tinggi Indonesia versi THE WUR 2027 merupakan capaian yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa kerja-kerja peningkatan mutu yang dilakukan perguruan tinggi Islam mulai mendapatkan pengakuan dalam pemeringkatan global,” ujar Sahiron.
PTKIN Didorong Perkuat Reputasi Akademik
Sahiron mengatakan capaian itu menjadi dorongan bagi PTKIN untuk memperkuat berbagai aspek yang berpengaruh terhadap reputasi akademik. Aspek tersebut meliputi kualitas pembelajaran, lingkungan dan produktivitas riset, kualitas publikasi, kolaborasi internasional, serta hubungan dengan dunia industri.
“Ke depan, kami mendorong PTKIN untuk terus membangun budaya mutu dan memperluas jejaring akademik internasional. Semakin banyak PTKIN yang mampu masuk dalam pemeringkatan global, semakin kuat pula kontribusi pendidikan tinggi Islam Indonesia dalam percaturan akademik dunia,” katanya.
THE menjelaskan, WUR 2027 merupakan edisi dengan cakupan paling luas. Pemeringkatan tersebut menampilkan sejumlah dimensi kinerja perguruan tinggi, yakni teaching, research environment, research quality, industry, dan international outlook.
Dengan posisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di peringkat kedua nasional dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di peringkat ketujuh, dua PTKIN itu tercatat sebagai bagian dari jajaran 10 besar perguruan tinggi Indonesia dalam THE WUR 2027.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















