Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan kepada peserta Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian dan Lembaga Gelombang II Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (28/9/2026). Dalam pengarahan itu, Menhan meminta peserta menerapkan hasil latihan dalam pelaksanaan tugas serta menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Menhan Sjafrie mengawali pengarahan dengan menyampaikan duka cita atas meninggalnya Vanreko Varkas Bagaskara, peserta Komcad ASN Gelombang II dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia mengajak seluruh peserta mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Menhan juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan. Penyampaian tersebut menjadi bagian awal pengarahan sebelum ia memberikan pesan mengenai peran dan tanggung jawab peserta Komcad ASN setelah kembali ke lingkungan kerja masing-masing.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Komcad ASN Diminta Menjadi Teladan
Sjafrie menjelaskan, peserta Komcad ASN harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Menurut dia, peran tersebut perlu diwujudkan melalui semangat pengabdian kepada negara, sikap disiplin, serta komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas dan kompetensi diri.
Pengembangan kapasitas itu dinilai penting untuk menghadapi dinamika dan tantangan birokrasi modern. Karena itu, pengalaman selama mengikuti latihan tidak berhenti pada proses pelatihan, tetapi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas setelah peserta kembali ke instansi masing-masing.
“Kalian akan kembali ke lingkungan kerja dan di situlah kalian akan menjadi teladan di lingkungan kerja,” ujar Menhan Sjafrie.
Pesan tersebut menekankan bahwa status sebagai peserta Komcad ASN membawa tanggung jawab untuk menunjukkan sikap dan kinerja yang dapat menjadi contoh. Peserta juga diharapkan mempertahankan semangat pengabdian serta disiplin dalam menjalankan tugas.
Hasil Latihan Harus Diterapkan
Menhan Sjafrie menegaskan, keberhasilan mengikuti latihan tidak semata-mata diukur dari proses yang telah dijalani. Ukuran keberhasilan juga terlihat dari kemampuan peserta menggunakan pengetahuan, pengalaman, dan bekal latihan dalam menjalankan tanggung jawab di lingkungan kerja.
Ia mendorong peserta menjadikan hasil latihan sebagai modal untuk terus berprestasi. Menurut Sjafrie, bekal tersebut sudah dimiliki peserta dan perlu digunakan secara nyata dalam pelaksanaan tugas.
“Hasil latihan ini akan terbukti ketika kalian menjalankan tugas. Modal kalian sudah ada. Sekarang tinggal bagaimana modal tersebut digunakan untuk berprestasi,” ungkap Menhan.
Dengan demikian, peserta Komcad ASN diminta tidak hanya menyelesaikan rangkaian latihan, tetapi juga menunjukkan dampak dari proses tersebut melalui peningkatan kemampuan dan prestasi ketika kembali bekerja.
Perubahan Mental, Fisik, dan Intelektual
Sjafrie mengingatkan peserta agar tidak kembali ke lingkungan tugas dengan kondisi yang sama seperti sebelum mengikuti latihan. Proses yang telah dijalani harus menghasilkan perubahan dan peningkatan kapasitas, baik dalam aspek mental, fisik, maupun intelektual.
“Setelah selesai mengikuti penutupan ini dan kembali ke lingkungan masing-masing, kalian tidak boleh seperti sebelumnya. Harus ada kemajuan, baik kemajuan mental, kemajuan fisik, maupun kemajuan intelektualitas,” pesan Menhan.
Selain itu, Menhan RI menekankan pentingnya membangun karakter bagi generasi muda dengan berlandaskan nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan Komcad ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Menurut Menhan, setiap tugas memiliki nilai dalam proses pengabdian kepada negara dan bangsa. Karena itu, semangat nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme perlu diterapkan dalam pelaksanaan tugas peserta setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen Kemhan, Irjen Kemhan, Rektor Unhan RI, serta pejabat Eselon I dan II Kementerian Pertahanan RI. (Biro Infohan Setjen Kemhan)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















