Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Seres Auto mengambil alih kendali penuh pengelolaan merek Aito dari Huawei melalui restrukturisasi kemitraan di tengah semakin ketatnya persaingan industri kendaraan elektrifikasi. Perubahan yang diketahui pada Rabu, 23 September 2026 tersebut membuat produsen otomotif asal China itu menguasai pengembangan produk, desain, manufaktur, pemasaran, penjualan hingga layanan purna jual Aito. Langkah ini dilakukan setelah skema kerja sama sebelumnya memberikan tekanan biaya terhadap Seres Auto ketika kinerja keuangan perusahaan mengalami penurunan. Huawei tidak sepenuhnya keluar dari Aito karena perusahaan teknologi tersebut akan kembali berfokus sebagai penyedia teknologi.
Restrukturisasi tersebut menempatkan Seres Auto pada posisi yang lebih dominan dalam menentukan arah bisnis Aito. Kendali yang lebih luas memberi perusahaan ruang untuk mengatur strategi produk dan komersial secara langsung, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Huawei dalam pengelolaan merek kendaraan energi baru tersebut.
Seres Auto Pegang Kendali Penuh Aito
Dalam skema baru, Seres Auto akan bertanggung jawab atas hampir seluruh rantai bisnis Aito. Ruang lingkupnya mencakup pengembangan produk, desain kendaraan, manufaktur, pemasaran, penjualan, serta pelayanan purna jual kepada konsumen.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, Huawei akan kembali menempatkan diri sebagai penyedia teknologi untuk Aito. Dengan pembagian peran tersebut, kerja sama antara kedua perusahaan masih berlanjut meskipun kendali terhadap operasi dan pengembangan merek berada di tangan Seres Auto.
Perubahan pengelolaan itu secara khusus berlaku untuk Aito yang menjadi bagian dari Harmony Intelligent Mobility Alliance atau HIMA. Merek lain dalam ekosistem HIMA, yakni Luxeed, Stelato, Maextro, dan SAIC, disebut tetap berada di bawah kepemimpinan Huawei.
Tekanan Biaya Jadi Latar Belakang Restrukturisasi
Perubahan struktur kemitraan Seres Auto dan Huawei tidak terlepas dari besarnya biaya dalam skema kerja sama sebelumnya. Berdasarkan ketentuan lama, Huawei disebut memperoleh potongan sekitar 50.000 Yuan untuk setiap unit Aito yang terjual.
Nilai tersebut setara dengan sekitar 22 persen dari harga transaksi kendaraan. Besaran itu juga belum memperhitungkan keuntungan yang diperoleh Huawei dari penjualan komponen otomotif, sehingga menjadi salah satu tekanan terhadap struktur biaya Seres Auto.
Tekanan tersebut menjadi semakin penting bagi perusahaan ketika kinerja keuangannya diproyeksikan melemah. Seres Auto diperkirakan mengalami penurunan laba sekitar 60 persen pada semester pertama 2026, dengan laba bersih diproyeksikan berada pada kisaran 740 juta hingga 970 juta Yuan.
Dengan mengambil kendali bisnis Aito secara lebih langsung, Seres Auto memiliki ruang lebih besar untuk mengatur biaya sekaligus memperbaiki profitabilitas dalam jangka pendek. Strategi tersebut juga menempatkan perusahaan pada tantangan untuk mengembangkan Aito dengan tingkat kemandirian yang lebih tinggi.
Aito Tetap Berada dalam Ekosistem HIMA
Meski pengelolaan Aito berubah, merek tersebut tetap menjadi bagian dari ekosistem HIMA. Huawei juga tetap terlibat melalui dukungan teknologi, sehingga restrukturisasi tidak berarti berakhirnya kolaborasi antara perusahaan teknologi itu dan Seres Auto.
Perubahan struktur tersebut juga tidak disebut mengganggu hak konsumen maupun garansi kendaraan yang telah dimiliki pelanggan Aito. Dengan demikian, pergeseran tanggung jawab bisnis lebih diarahkan pada tata kelola merek dan strategi operasional kedua perusahaan.
Aito sendiri memiliki jajaran kendaraan dengan rentang harga yang lebar di pasar China. Model Aito M6 menjadi pilihan paling terjangkau dengan harga mulai 229.800 Yuan, sedangkan Aito M9 berada di posisi teratas dengan harga mencapai 659.800 Yuan.
Rentang produk tersebut menjadikan Aito sebagai salah satu merek penting bagi Seres Auto dalam mengembangkan bisnis kendaraan energi baru. Karena itu, kemampuan perusahaan mengelola merek secara langsung akan menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan daya saing di segmen kendaraan elektrifikasi.
Jaringan Penjualan Aito Akan Berdiri Sendiri
Perubahan yang paling terlihat setelah restrukturisasi akan terjadi pada strategi penjualan. Aito direncanakan memiliki jaringan dealer dan toko ritel eksklusif yang berdiri sendiri sehingga tidak lagi sepenuhnya mengandalkan pola penjualan bersama dengan merek lain.
Jaringan tersebut akan dipisahkan dari gerai gabungan Huawei yang selama ini digunakan untuk memasarkan berbagai merek kendaraan dalam ekosistem HIMA. Pemisahan ini memberi Seres Auto kendali yang lebih besar terhadap pengalaman penjualan, pemasaran, dan hubungan dengan konsumen Aito.
Dengan skema tersebut, Seres Auto memasuki babak baru dalam pengelolaan Aito. Merek yang sebelumnya dijalankan melalui pola kemitraan dengan peran besar Huawei kini akan dikelola langsung oleh Seres Auto, sementara Huawei mempertahankan posisinya dalam sisi teknologi.
Pengambilalihan kendali tersebut sekaligus menjadi ujian bagi Seres Auto untuk membangun kemandirian Aito dan menjaga daya saing produk di tengah persaingan kendaraan listrik dan kendaraan energi baru. Keberlanjutan dukungan teknologi Huawei membuat perubahan ini lebih merupakan penataan ulang pembagian peran dibandingkan pemutusan kemitraan kedua perusahaan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















