Headline.co.id, Depok ~ – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menerima 171 lulusan perguruan tinggi dalam program magang yang diselenggarakan di Kantor BSSN Sawangan, Kota Depok, Senin (21/9/2026). Para peserta dinyatakan resmi bergabung setelah mengikuti rangkaian proses seleksi. Program magang BSSN tersebut digelar untuk mencetak talenta siap kerja melalui pengalaman di lingkungan lembaga keamanan siber nasional.
Pada periode ini, BSSN membuka 178 lowongan magang yang tersebar di 19 unit kerja strategis. Unit kerja tersebut mencakup bidang teknis operasional siber dan sandi serta unit pendukung manajemen.
Program Magang BSSN untuk Mencetak Talenta Siap Kerja
Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Utama BSSN, Anton Martin, mengatakan program pemagangan tidak diselenggarakan sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif atau mengisi waktu tunggu kerja bagi lulusan perguruan tinggi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Anton, program tersebut memiliki tujuan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. Peserta juga diharapkan dapat menggunakan kesempatan magang untuk memahami tuntutan profesional secara langsung.
“Ini adalah program strategis nasional untuk mencetak talenta-talenta yang siap kerja. Program pemagangan menjadi upaya strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan nyata di dunia kerja,” ujar Anton.
Dari 178 lowongan yang dibuka, sebanyak 171 peserta berhasil melaju hingga tahap akhir dan dinyatakan bergabung dalam program pemagangan BSSN. Mereka akan menjalani masa magang di berbagai unit kerja sesuai dengan bidang yang tersedia.
Peserta Diminta Tidak Berorientasi pada Sertifikat
Dalam kegiatan onboarding, Anton mengingatkan peserta agar tidak menjadikan sertifikat sebagai satu-satunya tujuan mengikuti program magang BSSN. Menurut dia, pengalaman selama berada di lembaga keamanan siber nasional perlu dimanfaatkan untuk membangun karakter dan sikap profesional.
Peserta didorong untuk memandang masa magang sebagai proses pembelajaran yang dapat memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja. Selain memperoleh pengalaman, mereka diharapkan mampu mengembangkan kompetensi dan memahami standar profesionalisme yang berlaku dalam lingkungan kelembagaan.
“Saya berharap, setelah selesai dari program ini, Saudara tidak hanya membawa pulang sertifikat. Lebih dari itu, saya ingin Saudara membawa pulang mentalitas baja, integritas tinggi, serta kompetensi mumpuni sebagai bekal bersaing di dunia kerja yang sesungguhnya,” tegasnya.
Peserta Didorong Mengasah Keahlian
BSSN berharap para peserta memanfaatkan masa bakti dengan kemauan belajar yang tinggi. Masa magang dapat digunakan untuk mengasah keahlian, memperluas wawasan mengenai kelembagaan, serta mengenali standar profesionalisme.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para lulusan perguruan tinggi untuk berkontribusi bagi negara dan menghadapi kebutuhan dunia kerja. Dengan bergabung dalam sejumlah unit kerja strategis, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja yang berkaitan dengan bidang siber, sandi, dan manajemen.
Program magang BSSN ini menjadi bagian dari upaya pembentukan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter profesional, integritas, dan kesiapan kerja.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















