Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Pengembangan BMW M3 listrik generasi terbaru memasuki pengujian dinamis di Nürburgring, Jerman, dengan prototipe berbasis arsitektur Neue Klasse diuji dalam kondisi kecepatan tinggi. Dalam pengujian yang terlihat pada Senin, 21 September 2026 tersebut, BMW M3 listrik mendapat tekanan dari Xiaomi SU7 Ultra yang terus membuntutinya saat melibas lintasan. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan sasis dan kestabilan kendaraan dalam kondisi ekstrem sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan sedan performa tinggi BMW di era elektrifikasi.
Spyshot yang beredar memperlihatkan kedua mobil berada dalam satu sesi pengujian berkecepatan tinggi di Nürburgring. Situasi yang semula merupakan pengujian kemampuan kendaraan kemudian terlihat seperti aksi saling mengejar ketika Xiaomi SU7 Ultra, yang memiliki tenaga lebih dari 1.500 HP, tetap berada di belakang prototipe BMW M3 listrik.
Berdasarkan laporan fotografer mata-mata yang berada di lokasi, BMW M3 listrik mendapatkan tekanan dari sedan listrik Xiaomi tersebut saat melewati sejumlah tikungan. Kondisi itu membuat pengujian menjadi gambaran menarik mengenai kemampuan prototipe BMW mempertahankan momentum ketika dipacu di salah satu lintasan yang dikenal menantang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
BMW M3 Listrik Diuji dalam Kondisi Ekstrem
Dalam salah satu bagian pengujian, pengemudi prototipe BMW M3 listrik terlihat melakukan drift terkontrol saat memasuki tikungan tajam. Manuver tersebut menghasilkan kepulan asap dari ban, sementara Xiaomi SU7 Ultra tetap membuntuti di belakang.
Momen tersebut memperlihatkan fokus BMW M dalam menguji dinamika kendaraan listrik performa tinggi, terutama kemampuan mobil ketika menghadapi perubahan arah dan beban dalam kondisi kecepatan tinggi. Nürburgring digunakan BMW sebagai tempat untuk mengevaluasi karakter sasis serta kestabilan kendaraan selama proses pengembangan.
Pengujian di lintasan tersebut juga menjadi bagian dari proses benchmark BMW terhadap kendaraan listrik berperforma tinggi. M3 listrik generasi terbaru diproyeksikan menjadi salah satu model penting dalam transformasi elektrifikasi divisi BMW M.
Teknologi Quad-Motor Jadi Perhatian
BMW hingga kini belum mengungkap spesifikasi teknis lengkap M3 listrik generasi terbaru. Namun, prototipe tersebut diyakini menggunakan arsitektur powertrain multi-motor yang dikembangkan khusus untuk mendukung kebutuhan kendaraan performa tinggi.
Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah konfigurasi penggerak quad-motor dengan kemampuan torque vectoring. Sistem tersebut memungkinkan distribusi torsi ke setiap roda dikontrol secara lebih presisi sehingga pengaturan tenaga dapat disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan ketika berakselerasi maupun melewati tikungan.
Teknologi itu diharapkan membantu BMW mempertahankan karakter pengendalian yang selama ini melekat pada kendaraan BMW M meskipun sumber tenaga mesin pembakaran internal digantikan oleh sistem penggerak listrik. Pengujian intensif menjadi penting karena BMW tidak hanya mengembangkan tenaga penggerak, tetapi juga karakter dinamika kendaraan.
BMW Ingin Pertahankan Karakter Khas M3
BMW dikabarkan ingin mempertahankan karakter berkendara yang lincah, respons kemudi presisi, serta sensasi penggerak roda belakang yang selama ini menjadi bagian dari identitas lini M3. Karena itu, elektrifikasi M3 tidak sekadar dilakukan dengan memasang sistem penggerak listrik pada konsep kendaraan yang telah ada.
M3 listrik dikembangkan menggunakan arsitektur Neue Klasse dan teknologi penggerak yang dirancang untuk menunjang karakter performa. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari transformasi BMW menuju era kendaraan listrik sekaligus memperlihatkan upaya perusahaan mempertahankan fokus divisi M terhadap dinamika berkendara.
Aksi prototipe BMW M3 listrik ketika melewati Nürburgring memperlihatkan bahwa pengembangan kendaraan listrik BMW M tetap memberi perhatian pada kemampuan pengendalian. Namun, hasil akhir dari proses tersebut belum dapat dinilai karena BMW belum mempublikasikan spesifikasi produksi maupun data performa resmi kendaraan.
Xiaomi Perkuat Kehadiran di Nürburgring
Pertemuan BMW M3 listrik dengan Xiaomi SU7 Ultra semakin menarik karena Xiaomi juga tengah memperkuat kehadirannya di kawasan Nürburgring. Produsen asal China tersebut diketahui telah mendirikan pusat teknologi di kompleks ring°werk Nürburgring.
Kehadiran pusat teknologi tersebut menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mengembangkan dan menguji kendaraan berperforma tinggi di lintasan yang sama. Di sisi lain, BMW telah lama menggunakan Nürburgring sebagai lokasi pengembangan dan pengujian kendaraan performanya.
Meski pengujian BMW M3 listrik berlangsung intensif, sejumlah informasi penting masih belum dikonfirmasi. BMW belum mengumumkan angka tenaga maksimum, kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun waktu akselerasi M3 listrik generasi terbaru. Karena itu, pengujian di Nürburgring untuk saat ini lebih memberikan gambaran mengenai arah pengembangan kendaraan daripada spesifikasi akhir yang nantinya akan diterapkan pada model produksi.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















