Headline.co.id, Jakarta ~ Kasus influenza di Indonesia meningkat berdasarkan pemantauan terbaru Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hingga 19 September 2026. Dalam laporan pengawasan influenza dan COVID-19 minggu ke-37, proporsi influenza pada minggu ke-36 tercatat 46 persen, naik dari 35 persen pada minggu sebelumnya. Pemantauan tersebut dilakukan melalui fasilitas kesehatan sentinel untuk mengetahui perkembangan kasus, karakteristik virus, dan tingkat keparahan penyakit. Meski meningkat, Kementerian Kesehatan menyatakan aktivitas influenza secara nasional masih berada dalam kategori rendah dan situasi secara umum terkendali.
Dari kasus influenza yang terdeteksi, sebanyak 42 persen menyerang kelompok usia 0–4 tahun. Data tersebut menjadi bagian dari pemantauan yang dilakukan untuk melihat gambaran perkembangan influenza di Indonesia, termasuk kelompok usia yang terdampak.
Proporsi Kasus Influenza Meningkat
Kementerian Kesehatan mencatat proporsi influenza pada minggu ke-36 mencapai 46 persen. Angka ini meningkat dibandingkan proporsi pada minggu sebelumnya yang berada di angka 35 persen.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Informasi itu tercantum dalam laporan pengawasan influenza dan COVID-19 minggu ke-37. Pemantauan hingga 19 September 2026 menunjukkan adanya peningkatan proporsi kasus, tetapi belum mengubah penilaian Kementerian Kesehatan mengenai tingkat aktivitas influenza secara nasional.
Kementerian Kesehatan menyatakan tingkat aktivitas influenza masih rendah. Situasi kesehatan secara umum juga dinilai masih terkendali berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan melalui fasilitas kesehatan sentinel.
Kelompok Usia 0–4 Tahun Mendominasi Temuan
Kelompok usia 0–4 tahun tercatat menyumbang 42 persen dari kasus influenza yang terdeteksi. Data ini menunjukkan anak usia dini termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan penularan influenza.
Fasilitas kesehatan sentinel digunakan untuk memantau perkembangan kasus secara berkala. Selain melihat jumlah dan proporsi kasus, pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui karakteristik virus serta tingkat keparahan penyakit.
Dengan mekanisme pemantauan itu, perkembangan influenza dapat terus diamati meski aktivitas penyakit secara nasional masih berada dalam kategori rendah. Kementerian Kesehatan tetap menyampaikan kondisi tersebut sebagai situasi yang terkendali.
Imbauan Mitigasi Penularan Influenza
Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Tri Wibawa, sebelumnya mengingatkan masyarakat agar tidak menyikapi peningkatan influenza secara berlebihan. Namun, masyarakat tetap diminta melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi risiko penularan.
Langkah yang dianjurkan meliputi penerapan pola hidup sehat, menjaga etika batuk dan bersin, serta mencuci tangan secara rutin. Masyarakat juga diminta menghindari kontak erat dengan orang yang sedang mengalami flu.
Penggunaan masker dianjurkan ketika seseorang sedang sakit. Selain itu, vaksinasi influenza disebut sebagai salah satu upaya pencegahan, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi.
Peningkatan proporsi influenza dari 35 persen menjadi 46 persen menjadi catatan dalam pemantauan terbaru Kementerian Kesehatan. Meski demikian, pemerintah masih menilai aktivitas influenza nasional rendah dan kondisi secara umum terkendali.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















