Headline.co.id, Jakarta ~ Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengapresiasi dukungan Polri dalam mengamankan pemilihan legislatif Duma Negara atau majelis rendah Parlemen Rusia di Indonesia. Apresiasi itu disampaikan saat pemungutan suara berlangsung di Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Minggu (20/9/2026). Pengamanan pemilu Rusia dilakukan di dua lokasi, yakni Jakarta dan Denpasar, Bali, untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan aman dan lancar. Polri mengerahkan personel, mendirikan posko pengamanan, serta menjaga area kedutaan dan tempat pemungutan suara.
“Saya bersyukur kepolisian nasional Indonesia dapat menerjunkan personel keamanan untuk mengamankan pelaksanaan pemilu di tempat kami,” kata Tolchenov saat ditemui di Kedubes Rusia di Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Polri Amankan Pemilu Rusia di Jakarta dan Denpasar
Pengamanan pemilu Rusia di Jakarta dilakukan dengan menempatkan personel kepolisian di sejumlah titik. Polisi juga mendirikan posko pengamanan dan berjaga di area perimeter Kedutaan Besar Rusia serta lokasi tempat pemungutan suara.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Personel kepolisian turut bersiaga di dalam TPS, termasuk di sekitar meja pendaftaran pemilih. Penempatan personel tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan dan kelancaran proses pemungutan suara.
Selain di Jakarta, pemilihan legislatif Rusia juga diselenggarakan di Denpasar, Bali. Pihak Kedutaan Besar Rusia kemudian meminta dukungan pengamanan kepolisian untuk menjaga pelaksanaan pemungutan suara di kedua lokasi tersebut.
“Kami meminta pihak kepolisian untuk menjaga keamanan di dua tempat pemungutan suara yang dibuka di Jakarta dan Denpasar,” ujar Tolchenov.
Jumlah Pemilih di Bali Diperkirakan Lebih Besar
Warga Rusia di Indonesia mendaftar sebelum menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan legislatif Rusia yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Tolchenov memperkirakan hingga 500 warga Rusia akan menggunakan hak pilihnya di Kedubes Rusia di Jakarta. Jumlah tersebut masih dinamis karena warga Rusia tidak memerlukan registrasi ulang untuk memilih dan tidak memiliki kewajiban menggunakan hak pilihnya.
Sementara itu, jumlah pemilih di Konsulat Jenderal Rusia di Denpasar diperkirakan lebih besar dibandingkan Jakarta. Kondisi tersebut berkaitan dengan domisili warga Rusia di Indonesia.
Sekitar 98 persen dari sekitar 40.000 warga Rusia yang berada di Indonesia berdomisili di Bali. Karena itu, jumlah pemilih di Denpasar diperkirakan melampaui jumlah pemilih di Jakarta.
TPS Dibuka Selama 12 Jam
Pemilihan anggota majelis rendah Parlemen Rusia digelar bersamaan dengan pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif daerah selama tiga hari, yakni 18-20 September 2026.
Dalam pemilu tersebut, warga Rusia dapat memilih calon dari 11 partai politik yang berpartisipasi. Menurut Sputnik, terdapat total 20.700 kursi legislatif serta pimpinan daerah yang dipilih dalam pemilu kali ini.
TPS pemilu Rusia di Jakarta dan Denpasar dibuka selama 12 jam, mulai pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat. Setelah TPS ditutup, penghitungan suara dilakukan langsung oleh panitia pemilu.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















