Headline.co.id, Tangerang ~ Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya, membongkar jaringan peredaran vape yang diduga mengandung zat etomidate di Tangerang. Dalam pengungkapan pada September 2026, polisi mengamankan empat orang dan menyita total 99 cartridge vape. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan selebgram Julia Prastini atau Jule ditempatkan dalam program rehabilitasi. Pengungkapan jaringan vape etomidate itu dilakukan melalui penyelidikan dan pembuntutan yang mengarah ke sejumlah lokasi di Jakarta.
Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan tiga tersangka dalam kasus tersebut terdiri atas dua warga negara Indonesia berinisial RR dan RN serta seorang warga negara China berinisial XC. Keterangan itu disampaikan Michael di Tangerang, Sabtu (19/9/2026).
Polisi Sita 99 Cartridge Vape Etomidate
Kasus ini terungkap setelah tim penyidik Satresnarkoba Polresta Bandara Soetta melakukan serangkaian penyelidikan dan pembuntutan pada Senin (14/9/2026). Langkah tersebut kemudian mengarah pada penangkapan RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Awalnya kami melakukan pembuntutan. Kami menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat,” kata Michael.
Dari penangkapan itu, polisi menyita 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate. Pemeriksaan selanjutnya mengungkap adanya transaksi serta bukti pengiriman barang kepada Jule.
Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan mengamankan Jule di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil tes urine, Jule dinyatakan positif menggunakan zat etomidate.
“Polisi kemudian bergerak mengamankan Jule di sebuah apartemen Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil tes urine, dinyatakan positif menggunakan zat etomidate,” ujar Michael.
Jule disebut sebagai pengguna dalam perkara tersebut. Polisi tidak menetapkannya sebagai tersangka, tetapi menempatkannya dalam program rehabilitasi.
“Dari pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan tiga orang tersangka, sementara sang selebgram ditempatkan dalam program rehabilitasi,” katanya.
Pengembangan Kasus Mengarah ke WN China
Pengembangan perkara kemudian mengarah kepada XC, seorang pria warga negara China. Polisi mengamankan XC dan menyita 71 cartridge vape dengan zat serupa.
Dengan penangkapan tersebut, polisi menyatakan pengungkapan dilakukan hingga menjangkau pihak yang disebut sebagai bandar sampai pengguna. Total terdapat empat orang yang diamankan, dengan tiga orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.
“Sehingga ini tuntas dari bandar sampai pemakai. Total ada empat orang yang kita amankan, di mana tiga orang di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Michael.
Ketiga tersangka dalam jaringan peredaran tersebut adalah RR, RN, dan XC. Polisi menyita 27 cartridge dari penangkapan RR dan RN serta 71 cartridge dari pengamanan XC. Dengan demikian, total barang bukti yang diamankan mencapai 99 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.
Jaringan Beroperasi Sejak Juli 2026
Polisi menyebut jaringan vape etomidate tersebut telah beroperasi sejak Juli 2026. Pemasaran dilakukan secara tertutup melalui jaringan pertemanan dan komunikasi dari mulut ke mulut.
“Sindikat tersebut beroperasi sejak bulan Juli dengan keuntungan mencapai sekitar Rp700.000 per cartridge. Pemasaran dilakukan secara tertutup melalui jaringan pertemanan atau dari mulut ke mulut,” ujar Michael.
Rangkaian pengungkapan itu bermula dari penindakan terhadap RR dan RN di Jakarta Barat, berlanjut pada pemeriksaan yang mengungkap transaksi serta pengiriman kepada Jule, kemudian mengarah kepada XC. Polisi selanjutnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan menempatkan Jule dalam program rehabilitasi.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















