Headline.co.id, Berau ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino. Langkah tersebut dilakukan pada 21 September 2026 di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara melalui penyediaan sumber daya air, pengerahan peralatan, serta koordinasi lintas sektor. Penanganan diarahkan untuk mempercepat pemadaman, mencegah meluasnya titik api, dan mengurangi risiko terhadap masyarakat serta lingkungan.
Dukungan Kementerian PU dilakukan di Kampung Kasai dan Kampung Batu-batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, serta Desa Dakaino, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Di Berau, kebakaran diperkirakan berdampak pada lahan sekitar tiga hektare, sedangkan di Halmahera Timur, lahan perkebunan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare dan dikelola sekitar 50 petani.
Kementerian PU Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi El Nino
Penguatan penanganan karhutla tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan pemerintah menghadapi dampak El Nino, khususnya potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Saya sudah cek semua persiapan kita cukup bagus. Kita siap hadapi El Nino,” kata Presiden Prabowo dalam Wawancara Eksklusif Jilid III Presiden Prabowo Menjawab bersama Pimpinan Media Massa di Hambalang beberapa hari lalu.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU meningkatkan kesiapsiagaan melalui koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur dan sumber daya air yang dibutuhkan di lapangan.
“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir pada 21 September 2026.
Peralatan Dikerahkan di Kabupaten Berau
Di Kabupaten Berau, penanganan karhutla dilakukan melalui koordinasi Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V dan BPBPK Kaltara bersama KPHP Berau Utara, Manggala Agni, Polri Berau, serta PT Puji Sempurna Raharja.
Sejumlah peralatan dikerahkan untuk mendukung pemadaman. Peralatan tersebut terdiri atas dua unit mobil dalkarhutla milik KPHP Berau Utara, satu unit kendaraan BWS Kalimantan V dan BPBPK, satu unit mobil patroli double cabin, dua unit sepeda motor Manggala Agni, serta dua unit truk suplai air milik PT Puji Sempurna Raharja.
Hingga penanganan berlangsung, sekitar 1,5 hektare lahan telah berhasil dipadamkan. Penanganan lanjutan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Berau dan instansi terkait.
Maluku Utara Salurkan 25.000 Liter Air
Dukungan sumber daya air juga diberikan di lahan perkebunan Desa Dakaino, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur. BWS Maluku Utara menyalurkan 25.000 liter air untuk membantu proses pemadaman kebakaran di wilayah tersebut.
Air didistribusikan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, kendaraan pengangkut air berkapasitas 1.000 liter, serta pompa Alkon. Sumber air berasal dari saluran irigasi Dakaino dan disalurkan ke lokasi kebakaran.
Penanganan di Desa Dakaino dilakukan bersama Pemerintah Desa Dakaino, masyarakat setempat, dan PT Aditama Bangun Perkasa (ABP). BWS Maluku Utara juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Halmahera Timur, pemerintah desa, TNI, Polri, dan masyarakat untuk memantau perkembangan kebakaran.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya titik api di area perkebunan yang terdampak. Kementerian PU memastikan dukungan penanganan karhutla dan kekeringan terus dilakukan melalui penyediaan sumber daya air, pengerahan peralatan, dan penguatan koordinasi dengan berbagai pihak.
Langkah itu menjadi bagian dari kesiapsiagaan pemerintah menghadapi kondisi kemarau dan potensi dampak El Nino. Penanganan karhutla diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus mengurangi risiko terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















